Mengenal Pasangaan Calon Kepala Daerah Batam
Peserta dan nomor urutm Pilkada Batam. (kepri.antaranews.com/Yunianti Jannatun Naim)
Warga Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, akan melaksanakan pesta demokrasi, Pemilihan Kepala Daerah 2011-2016 pada 5 Januari 2011.

Pilkada diharapkan dapat melahirkan pemimpin daerah yang mampu menyejahterakan rakyatnya.

Komisi Pemilihan Kota Batam telah menetapkan lima pasang calon kepala daerah, peserta Pilkada Batam 2011, yaitu Ahmad Dahlan-Rudi, Ria Saptarika-Zainal Abidin, Nada Faza Soraya-Nuryanto, Aripin-Irwansyah dan Amir Hakim Hanaehan Siregar-Syamsul Bahrum.

Pasangan nomor urut pertama, Ahmad Dahlan-Rudi diusung Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional, PKDI, Partai Pelopor, Partai Merdeka dan Partai Patriot.

Mengawali kariernya sebagai humas Otorita Batam, Ahmad Dahlan dikenal sebagai sosok yang dekat dengan wartawan dan masyarakat.

Ayah tiga anak yang maju sebagai 'incumbent' itu tercatat pernah menjadi Pembina Lembaga Adat Melayu Kota Batam, Pembina Persatuan Pemuda Tempatan Kota Batam dan Ketua Pembina Pesantren Darul Falah Batu Besar.

Sebagai lulusan IAIN Sunan Kalijaga pada 1980, pria kelahiran 56 tahun lalu itu dikenal juga sebagai seorang ulama yang kerap menjadi khatib di lingkungan rumahnya, Pemkot Batam dan Kota Batam.

Berpasangan dengan Ahmad Dahlan, Rudi adalah seorang mantan polisi yang keluar dari kepolisian pada 2004.

Pria yang kini tercatat sebagai anggota DPRD Kota Batam itu juga dikenal sebagai pengusaha dan menjadi Komisaris PT Europe Technologi Service Centre.

   
Ria-Zainal

Pasangan nomor urut dua, Ria Saptarika-Zainal Abidin diusung dua partai besar, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Golkar.

Sebelum memulai kariernya di dunia politik, Ria Saptarika adalah seorang profesional bidang IT. Itulah yang membuatnya sangat perhatian pada perkembangan teknologi digital di Batam selama menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam 2006-2011.

Lulusan strata dua Universitas Gajah Mada itu pernah menjabat sebagai senior engineer PT Tycoelectronics, Wakil Ketua ICMI dan Ketua Kwarcab Pramuka Kota Batam.

Ayah lima putera dan puteri berusia 43 tahun itu juga dikenal sebagai orang yang amat dekat dengan keluarga, terbukti dengan kerap membawa anak-anaknya dalam berbagai kegiatan Pemkot Batam.

Pasangan Ria saptarika, Zainal Abidin merupakan Wakil Ketua II DPRD Kota Batam yang pernah menjabat sebagai Direktur PT Uway Makmur dan Komisaris Utama PT Grand Uway Development.

Pria kelahiran Bangkinang, 4 April 1962 itu, hingga kini tercatat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Batam, Ketua Penasihat BPC Gapensi Batam dan Ketua Alumni Universitas Riau Kepulauan.

   
N
ada-Nur

Pasangan nomor urut tiga, Nada Faza Soraya-Nuryanto diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang berkoalisi dengan Partai Gerindra.

Nada Faza Soraya dikenal sebagai pengusaha yang amat perhatian kepada dunia maritim. Sebagai bentuk kecintaannya pada dunia maritim, Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Citra Bahari mendirikan Yayasan Pendidikan Maritim untuk mengembangkan maritim Indonesia.

Sebagai Ketua Kadin Batam, perempuan kelahiran 53 tahun lalu itu amat peduli dengan perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dengan mengadakan ASEAN Small Medium Enterprise di Batam tiap tahun.

Ibu dua anak itu juga pernah mengenyam pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Namun, kecintaannya pada dunia marketing dan maritim membuat dia meninggalkan cita-citanya sebagai dokter.

Bersama dengan Nada, Nuryanto maju sebagai calon wakil wali kota Batam. Kini, suami dari Theseira Sandra Emely Venancia itu menjabat sebagai anggota DPRD Kota Batam.

Ketua Bidang Adeksi itu juga menjabat sebagai Komisaris PT Satya Raga Sukma dan Komisaris CV Tiga Dewa.

A
ripin-Irwansyah

Pasangan nomor empat, Aripin Nasir-Irwansyah diusung Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Republikan, Partai Kedaulatan, Partai Persatuan Daerah, Partai Pekerja dan Pengusaha Indonesia, Partai Indonesia Sejahtera, Partai Demokrasi Pembaruan, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Karya Perjuangan, Partai Buruh, Partai Bulan Bintang, Partai Sarikat Indonesia, Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia, Partai Bintang Reformasi, Partai Matahari Bangsa, Partai Damai Sejahtera dan Partai Persatuan Pembangunan.

Aripin dikenal sebagai birokrat yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Batam serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau.

Lulusan strata dua Universitas Airlangga itu juga dikenal sebagai praktisi pendidikan, dengan pengalaman menjadi guru dan Kepala SMU 2 Belakang Padang.

Suami dari Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Batam, Nurmadiah, itu juga berpengalaman organisasi di Lembaga Adat Melayu, KNPI dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.

Berpasangan dengan Aripin, Irwanysah adalah seorang politisi PPP yang kini menjadi anggota DPRD Batam.

Pria berusia 41 tahun itu tercatat sebagai Komisaris BPRS Sarikat Madani dan Komisaris Utama PT Farda Jaya Mandiri. 

A
mir-Syamsul

Pasangan nomor urut lima, Amir Hakim Hanaehan Siregar-Syamsul Bahrum diusung Partai Hanura, Partai PKNU, PPRN, PPIB dan PNI Marhainisme.

Amir Hakim dikenal sebagai dokter spesialis bidang kebidanan dan penyakit kandungan, yang malang melintang di dunia kedokteran Batam sejak 1994. Sebagai dokter ahli, Amir sempat menjadi pejabat sementara Kepala Rumah Sakit Otorita Batam.

Suami Dr. Diah Defawati Ande itu pernah mendapat penghargaan Dies Natalis Universitas Indonesia ke-43 dari Dekan Fakultas Kedokteran UI pada 1992.

Tertarik dengan dunia politik, Amir Hakim bergabung dalam Partai Bintang Reformasi Kepulauan Riau, sebelum menjadi Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat pada 2007.

Bersama dengan Amir Hakim, pria lulusan strata tiga dari The University of Queensland Brisbane Australia, Syamsul Bahrum, berniat menjadi wakil wali kota Batam 2011-2016.

Birokrat 49 tahun itu pernah mendapatkan Satya Lencana Karya 20 tahun dari Presiden dan Bintang Widya Karya Utama dari Menteri Dalam Negeri. (Y011/KWR/Btm1)