Karimun (Antara Kepri) - Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, memasukkan Gerakan Pramuka dalam kurikulum pendidikan 2013.
       
"Keputusan memasukkan kepramukaan dalam kurikulum 2013 merupakan amanat Undang-Undang No12/2013 tentang Kepramukaan," kata Wakil Bupati Karimun yang juga Ketua Kwartir Cabang Pramuka Aunur Rafiq di Tanjung Balai Karimun, Senin.
       
Aunur Rafiq mengatakan, pramuka akan dijadikan mata pelajaran wajib pada setiap jenjang pendidikan termasuk juga perguruan tinggi.
       
Gerakan pramuka, jelas dia, tidak hanya sekadar mata pelajaran, tetapi menjadi sarana dalam menumbuhkembangkan kreativitas dan bakat siswa untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.
       
"Gerakan pramuka merupakan ajang pembinaan mental dan kompetensi siswa, sejalan dengan semangat pemberlakuan kurikulum 2013," kata dia.
       
Menurut dia, pelajaran kepramukaan juga menjadi benteng bagi generasi muda terhadap bahaya narkotika dan obat-obat berbahaya serta pergaulan bebas.
       
"Jika anak-anak muda sudah sibuk dengan mengembangkan kreativitas diri, maka dengan sendirinya bisa terhindar dari bahaya narkoba yang biasanya merebak akibat pengaruh lingkungan," kata dia.
       
Pada Rapat Kerja Cabang Pramuka Karimun Sabtu (23/2), kata dia, rencana memasukkan gerakan pramuka dalam kurikulum 2013 menjadi agenda pembahasan utama. 
  
"Pemerintah daerah juga akan mengalokasikan anggaran untuk mendorong tumbuhnya gerakan Pramuka di setiap sekolah," ujarnya.
       
Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Karimun Sudarmadi mengatakan, kurikulum 2013 yang mulai diterapkan pada Juli atau tahun ajaran baru akan memberikan penekanan terhadap penguatan karakter pada siswa.
       
"Pramuka merupakan gerakan penguatan karakter bangsa. Pramuka memiliki makna gotong royong dan solidaritas sehingga mendukung kurikulum 2013 yang memang menekankan pendidikan karakter," katanya.
       
Menurut Sudarmadi, kurikulum 2013 mulai diterapkan untuk siswa kelas III SD dan siswa baru SMP maupun SMA.
       
Selain menekankan pendidikan karakter, lanjut dia, kurikulum 2013 juga memiliki sejumlah perubahan dibandingkan kurikulum lama.
       
"Ada beberapa materi yang dihapus dalam mata pelajaran yang mengacu pada kurikulum 2013, terutama materi yang tidak sesuai dengan kemampuan siswa. Silabus kurikulum 2013 akan mendorong kompetensi siswa," katanya.(*)

Editor: Dedi