Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam menjanjikan bantuan pada sekitar 33 kepala keluarga (KK) dan satu tempat ibadah di Perumahan Gardan Raya dan Nadim Raya Batam Centre yang diterjang puting beliung pada Senin (8/4) sore.
       
"Kami senga mendata dan membrikan bantuan pada warga yang tempat tinggalnya rusak paling lambat satu pekan kedepan," kata Wakil Wali Kota Batam, Rudi di Batam, Selasa.
       
Ia mengatakan, bantuan dari Pemerintah Kota Batam akan diambil dari pos dana darurat yang dianggarkan sekitar Rp2 miliar pada 2013 meski sebagian sudah terpakai.
       
"Angkanya akan disesuakikan dengan tingkat kerusakan yang terjadi. Yang jelas akan ada bantuan dari pemerintah," kata dia.
       
Rudi mengimbau warga waspada dengan kemungkinan puting beliung yang masih akan terjadi karena wilayah Batam sedang masuk musim pancaroba.
       
"Puting beliung memang tidak bisa diprediksi. Namun karena musim pancaroba, masyarakat harus waspada untuk meminimalisasi dampak yang ditimbulkan jika terjadi angin puting beliung lagi," kata Rudi.
       
Angin puting beliung memporak-porandakan sekitar 33 rumah dan satu tempat ibadah di kawasan Perumahan Gardan Raya dan Nadim Raya Batam Centre, Kota Batam, Senin sore.
       
Lurah Belian, Khairuddin mengatakan di Perumahan Gardan Raya ada 13 rumah mengalami rusak ringan, tiga rusak sedang dan satu 1 rumah rusak berat. Sementara di Perumahan Nadim Raya ada 14 rumah mengalami rusak ringan, 2 rumah rusak sedang dan satu Masjid yang mengalami rusak berat.
       
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Hang Nadim Batam dalam situs resminya memperingatkan pada warga Batam dan sekitarnya untuk mewaspadai terjadinya angin kencang, gelombang tinggi di sekitar perairan Provinsi Kepri.
       
BMKG juga mengimbau masyarakat waspada jika terjadi awan hitam pekat secara tiba-tiba yang mengakibatkan hujan deras, petir, angin kencang, dan berkemungkinan angin puting beliung.(Antara)

Editor: Dedi