Tanjungpinang (Antara Kepri) - Tim seleksi menyatakan perempuan kurang berminat mengambil formulir dan mendaftar sebagai calon anggota KPU Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

"Hingga hari ketiga sebanyak 47 orang telah mengambil formulir pendaftaran, namun dari jumlah tersebut hanya enam orang perempuan yang mengambil formulir," kata Sekretaris Tim Seleksi Calon Anggota KPU Tanjungpinang Sayed Fauzan, Jumat.

Fauzan mengatakan bahwa di antara mereka yang mengambil formulir pendaftaran ada seorang ibu rumah tangga dan pemuda, tapi ternyata usia mereka tidak memenuhi persyaratan, karena syarat mutlak calon anggota KPU minimal berusia 30 tahun.

"Kami berharap keterwakilan perempuan bisa lebih dari 30 persen, meski hal itu bukan keharusan. Dalam ketentuan KPU tim seleksi diminta memperhatikan keterwakilan perempuan,," ujarnya.

Hal senada dikatakan anggota Tim Seleksi Calon Anggota KPU Tanjungpinang Sari Wahyunie. Ia menambahkan, dua dari lima anggota tim seleksi merupakan perempuan.

"Meski dua dari lima anggota tim seleksi adalah perempuan, bukan berarti perempuan dipaksa untuk menjadi calon dan anggota KPU Tanjungpinang. Jika tidak berkompeten, tetap tidak lulus," ujarnya.

Tahapan pengambilan formulir pendaftaran dimulai 17 April 2013. Sementara penutupan tahapan pengambilan dan penyerahan formulir pendaftaran ditutup pada 26 April 2013.

"Pemeriksaan administrasi pendaftaran mulai 27-29 April 2013. Sehari kemudian diumumkan kepada publik," ungkapnya. (Antara)

Editor: Rusdianto