Batam (Antara Kepri) - Dinas Pendidikan Kota Batam menyatakan belum mensosialisasikan kurikulum baru yang akan mulai diberlakukan pada tahun ajaran baru 2013.

"Hingga kini belum pernah sensosialisasikan kurikulum 2013 karena tidak ada anggaran. Kementerian Pendidikan juga belum mensosialisaikannya," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin di Batam, Kamis.

Meski belum disosialisasikan, namun Disdik Batam yakin para guru mudah menerima dan mengajar dengan kurikulum baru tersebut.

"Secara umum lebih simpel, jadi kami yakin akan mudah diterapkan dalam dunia pendidikan di Batam. Kami siap menjalankan kurikulum tersebut," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Yatim Mustofa mengatakan, belum semua sekolah yang langsung diterapkan kurikulum 2013.

"Sekolah yang akan dijadikan percontohan, banyak di Batam (Pulau Batam). Untuk wilayah pesisir belum, karena sekolahnya pilihan, jadi lebih banyak sekolah di Kota Batam," kata dia.

Mustofa mengatakan agar kurikulum baru bisa diterapkan pemerintah provinsi meminta tambahan guru untuk ditempatkan di pesisir.

Dari 100 persen Sekolah Dasar di Kepri dipilih 30 persen untuk menerapkan kurikulum baru. Lalu untuk SMP dan SMA seluruh sekolah melaksanakan khusus kelas VII dan X.

Anggota Komisi X DPR RI Popong Otje menilai kurikulum pendidikan yang baru belum dapat diberlakukan pada tahun ajar 2013.

"Belum siap. Gurunya belum dilatih," kata anggota Komisi X DPR RI Popong Otje Djundjunan di Batam.

Menurut dia, guru harus dilatih agar bisa melaksanakan kurikulum yang baru. Tidak sekedar sosialisasi.

Ia mengatakan kurikulum yang baru menuntut guru harus lebih kreatif. (Antara)

Editor: Rusdianto