Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemekaran Kabupaten Natuna yang diusulkan sekitar satu tahun yang lalu diperlukan untuk pertahanan dan keamanan Indonesia, kata Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Riau Sarafuddin Aluan, di Tanjungpinang, Senin.
       
"Natuna merupakan kabupaten di Kepulauan Riau (Kepri) yang berdekatan dengan Vietnam dan Malaysia. Karena itu perlu dimekarkan agar pemerintah daerah bisa lebih fokus menjaganya," tambahnya.
       
Ketua Partai Persatuan Pembangunan Kepri itu merasa optimistis rencana pemekaran Natuna menjadi Natuna Selatan dan Natuna Barat disetujui pemerintah pusat. Hal itu disebabkan perairan Natuna memiliki tujuh pulau terdepan, yang berbatasan dengan negara tetangga, dan perlu diawasi secara maksimal.
       
Posisi strategis Natuna itu seharusnya mendorong pemerintah pusat untuk memberi kebijakan khusus, yang bertujuan menjaga keutuhan Indonesia.
       
"Natuna itu memiliki laut lepas, yang terbuka. Kabupaten itu sangat terbuka, dan merupakan pintu utara Indonesia," ujarnya.
       
Sarafuddin mengatakan, Komisi I DPRD Kepri dalam beberapa hari ini melakukan rapat kerja dengan Badan Legislasi DPR RI untuk membahas pemekaran Natuna. PimpinanBadan Legislasi DPR memberi respons positif terhadap pemekaran Natuna karena letak geografisnya strategis.
        
"Rencana pemekaran Natuna ini sudah direspons Pemerintah Kepri. Pertemuan dengan Badan Legislasi juga diikuti instansi yang berwenang pada Pemerintah Kepri," ungkapnya.Sebelumnya kita sdh bahas ini.(Antara)

Editor: Dedi