Kemanunggalan TNI Menuju Revolusi Mental

id TMMD, NATUNA, TNI AD, KODIM 0318, UCU YUSTIANA
Natuna ( Antara Kepri ) - Gegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Ke 98 Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2017 resmi di tutup.

Acara penutupan dilaksanakan di lapangan bola kaki Desa Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (4/5)

Upacara penutupan dihadiri unsur pimpinan daerah dan berbagai elemen, diantaranya TNI AD, TNI AL, TNI AU, POLRI, Camat, Kepla Desa, Ormas, OKP, Pelajar, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Masyarakat Kecamatan Bunguran Utara dan Anggota DPRD Natuna.

Hadir Pula Perwakilan Pemerintah Atas Nama Bupati Natuna, dalam hal ini Asisten I, Tasrif. Kegiatan resmi ditutup oleh Danlanud Raden Sadjad Natuna Kolonel PNB Azhar Aditama Dj, S.Sos. Selaku Irup Kegiatan Penutupan.

Kolonel PNB Azhar Aditama Dj, S.Sos. selain menjadi Irup, Ia menyaksikan secara langsung penanda tanganan berita acara serah terima hasil kegiatan dari Dansatgas TMMD Letnan Kolonel Inf. Ucu Yustiana S.I.P Kepada Asisten I Kabupaten Natuna, Tasrif.

Dalam pidato Kepala Staf Angkatan Darat, Mulyono Jenderal TNI, selaku penanggung jawab Oprerasional TMMD yang dibacakan oleh Kolonel PNB Azhar Aditama Dj, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Natuna dan semua pihak khususnya masyarakat di sasaran kegiatan atas terselenggaranya TMMD Ke 98 Tahun 2017 di Natuna.

" Kebersamaan selama kegiatan berlangsung semoga saja merupakan refleksi dari Kemanunggalan hakiki antara segenap komponen bangsa, sebagai roh kondisi juang, ini lah yang disebut kekuatan semesta alam. Saya memberikan apresiasi tinggi kepada kementrian dan pihak terkait, terkhusus kepada masyarakat serta kepada semua yang terlibat. " Kata Jenderal TNI Mulyono.

Beliau juga mengatakan sejak Tahun 1980 kegiatan AMMD dimulai, sekarang berubah menjadi TMMD, hal tersebut dilakukan agar memberikan manfaat kepada masyarakat lebih tepat sasaran.

Masih dalam pidato yang dibacakan, mulyono menyampaikan kegiatan TMMD sekarang dua kali dalam satu tahun dan kedepan akan ditambah menjadi 3 kali dalam satu tahun agar melestarikan budaya gotong royong, dan kemanunggalan, untuk mempertahankan diri dari intoleransi, dan Ia juga berpesan kepada masyarakat dan prajurit tetap menjaga kebersamaan.

" Atensi dan harapan kepada Prajurit dan masyarakat, mari kita bangun kemanunggalan, jagan mau di rusak, dan saya mewakili segenap anggota TNI yang terlibat selama kegiatan berlangsung jika ada tingkah laku prajurit yang tidak berkenan, saya mohon maaf, " Ucapnya.

Mulyono berharap masyarakat dapat menjaga hasil pembngunan dari kegiatan TMMD, dan kepada Dansatgas untuk segera lakukan evaluasi sebagai perbaikan, serta untuk para prajurit segera kembali kesatuan masing - masing.

Sementara laporan Komandan Kodim 0318/Natuna Letnan Kolonel Inf. Ucu Yustiana, S.I.P, selaku Dansatgas TMMD Ke - 98 T.A. 2017 dalam upacara tersebut menyampaikan, kegiatan TMMD dilaksanakan berdasarkan surat telegram PANGDAM I/BB Nomor : ST/182/2016 tanggal 15 maret 2016 tentang perintah untuk menyusun rencana sasaran program terpadu TMMD T.A 2017, surat nomor : ST/198/2016 tanggal 21 maret 2016 tentang perintah agar menyusun rencana dan sasaran program terpadu TMMD T.A 2017, program kerja dan anggaran Korem 033/WP T.A 2017 bidang teritorial, dan program kerja Kodim 0318/Natuna T.A. 2017 bidang teritorial khususnya bidang operasi bhakti TNI.

Masih dalam laporan, Dansatgas menyebutkan Tujuan dari kegiatan untuk membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan bersifat fisik maupun non fisik dan memantapkan kemanunggalan TNI bersama Rayat.

Sasaran fisik TMMD meningkatkan sarana infrastruktur yang ada di dua Kecamatan yaitu, Kecamatan Bungurat Barat dan Kecamatan Bunguran Utara.sedangkan sasaran non fisik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatnya pengetahuan masyarakat dibidang hukum, sehingga masyarakat diharapkan sadar hukum, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bela negara, cinta tanah air, dan wawasan kebangsaan, masyarakat dapat mengerti tentang pentingnya pelestarian lingkungan hidup dan bahaya narkoba guna menghindari dampak kerusakan lingkungan dan menghindari generasi muda terhadap bahaya narkoba, terjaganya keharmonisan, kerukunan antar umat beragama dalam lingkungan hidup bermasyarakat, masyarakat dapat mengerti tentang pentingnya kesehatan dan KB untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan dalam rumah tangga serta meningkatnya kemanunggalan TNI bersama Rakyat.

Sedangkan untuk kegiatan fisik yang telah rampung dilakukan diantaranya :
1. pembukaan jalan sepajang 5,125 KM yang menghubungkan antara Dusun Segeram Kelurahan Sedanau Kecamatan Bunguran Barat dengan Desa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara,
2. Rehab mushola An - Nur di Desa Air Mali Kecamatan Bunguran Utara,
3. Pembuatan 4 unit MCK masyarakat Dusun Segeram Kelurahan Sedanau Kecamatan Bunguran Barat, dan
4. Pembuatan 1 unit MCK SDN 015 Segeram Kecamatan Bunguran Barat.

Kegiatan non fisik juga dilakukan dengan melaksanakan penyuluhan Bela Negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas dan bahaya norkoba, penyuluhan KB, kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS, penyuluhan pertanian, perikanan, usaha mikro dan kegiatan agama atau pengajian serta kegiatan olah raga bersama dan kesenian/hiburan rakyat disusul dengan kegiatan Bahti Sosial berupa sunatan massal, pengobatan massal, bazar murah, pemberian bantuan sembako, sarana olah raga dan mesin rumput.

Tidak puas sampai disitu saja Dansatgas atas permintaan warga juga melakukan penambahan kegiatan di luar kegiatan pokok, diantaranya. Tambahan 1 unit MCK masyarakat Segeram, pengecatan masjid Segeram, pembangunan 2 buah jembatan di Dusun Segeram, pembuatan Rabat SDN 015 Segeram, pengecatan SDN 015 Segeram, penyuluhan tentang proxy war dan sosialisasi tentang zakat.

Kegiatan TMMD yang dimulai tanggal 5 April sampai dengan 4 Mei 2017 melibatkan 300 orang yang terdiri dari, 120 personil TNI AD, 10 anggota TNI AL, 10 anggota TNI AU, 10 anggota POLRI dan 150 orang warga masyarakat setempat. Sedangkan logistik didukung dari Komando atas dan APBD Kabupaten Natuna T.A 2017.

Usai upacara penutupan, Danlanud bersama Dansatgas meninjau lokasi sasaran kegiatan salah satunya mushola An - Nur Jerane Desa Air Mali sekagus sholat zuhur berjamaah.

Penutupan TMMD Ke - 98 Tahun 2017 Natuna yang mengusung tema, " Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan Di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI ". Berjalan sukses dan lancar.

Ditempat terpisah salah satu warga Dusun Segeram, M Sidik, mengatakan dengan TMMD warga tidak menjadi manja dan beliau juga merasa nangga dan berterima kasih kepada TNI telah menjadikan Segeram Sasaran utama kegiatan.

" Saya ucapkan beribu - ribu terima kasih, kami merasa diperhatikan, kami diajarkan gotong royong, kompak, dan kami juga merasa ada perubahan pada diri kami, seperti bapak prisiden bilang harus ada Revolusi Mental, ". Ungkasnya. ( Antara )








Editor : Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga