Wali Kota Rayakan Hari Jadi Pulau Penyengat

id Wali,Kota,Rayakan,Hari,Jadi,Pulau,Penyengat,tanjungpinang
Setiap tahun, Kenduri Syaban ini diselenggarakan di Masjid Raya Sultan Riau. Ini sudah menjadi tradisi
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Wali Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Lis Darmansyah bersama warga merayakan hari jadi Pulau Penyengat dengan menyembelih seekor sapi di Masjid Sultan Riau, satu masjid tertua di Indonesia.

"Penetapan Hari Jadi Pulau Penyengat sebenarnya jatuh pada 25 Februari, ditetapkan tahun 1803," kata Wali Kota Lis yang dipercaya warga untuk menyembelih sapi tersebut di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kamis.

Pemotongan sapi dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah yang telah memberkahi warga dan pulau bersejarah. Setelah dipotong, daging sapi dimasak oleh warga secara bergotong-royong untuk disantap bersama.

Kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun, yang dikenal dengan nama Kenduri Syaban atau Tahlil Jamak Warga Pulau Penyengat. Kenduri Syaban sendiri dilaksanakan setelah Salat Jumat.

Kenduri ini sekaligus untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan yang sebentara lagi tiba. Dalam kenduri itu juga diiringi doa dan zikir bersama.  

"Setiap tahun, Kenduri Syaban ini diselenggarakan di Masjid Raya Sultan Riau. Ini sudah menjadi tradisi," kata Wali Kota Lis.  

Lis mengemukakan Pulau Penyengat memiliki sejarah yang panjang di masa Kerajaan Melayu Riau-Lingga-Johor dan Pahang. Penetapan hari jadi Pulau Penyengat merupakan peristiwa sejarah yang patut diingat dan disyukuri.

"Sejarah Pulau Penyengat tidak lekang oleh waktu, banyak orang daerah maupun mancanegara belajar sejarah kejayaan Kerajaan Riau-Lingga-Johor-Pahang di pulau ini," katanya.

Lis mengatakan potensi wisata di Pulau Penyengat juga sangat besar, karenanya pulau ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat, juga Provinsi Kepulauan Riau dan Tanjungpinang.

"Aset sejarah pulau ini akan dilestarikan," ucap politisi PDI Perjuangan itu. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga