Kupang (ANTARA) - PLN Unit Pelayanan Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Sumba Timur mempromosikan penggunaan kompor listrik kepada warga Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, melalui lomba memasak.

"Kami terus berupaya menggencarkan gaya hidup baru melalui penggunaan kompor induksi bagi masyarakat sehingga lomba masak ini merupakan bagian dari upaya tersebut," kata Manager PT PLN (Persero) UP3 Sumba Blasius Gani dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat.

Lomba memasak menggunakan kompor listrik diikuti lebih dari 14 kelompok kalangan ibu-ibu rumah tangga yang mewakili setiap Kecamatan, organisasi atau komunitas perempuan di Sumba Timur.

Melalui lomba ini, pihaknya ingin agar masyarakat menjadi akrab dengan gaya hidup electrifying yang modern dengan menggunakan kompor listrik yang bebas emisi dan ramah lingkungan.


Blasius mengatakan gaya hidup electrifying memang bukan lagi hal bari karena sudah ada dalam kehidupan sehari-hari masyarakat seperti penggunaan rice cooker untuk menanak nasi, mencuci pakaian dengan mesin cuci dan sebagainya.

Namun untuk penggunaan kompor listrik belum dilakukan semua lapisan masyarakat, sehingga melalui lomba ini diharapkan masyarakat bisa memahami keunggulannya dan ke depan bisa beralih untuk memanfaatkannya.

Selain menggelar lomba memasak, kata dia pihaknya juga mempromosikan kendaraan listrik berupa sepeda motor listrik bagi warga setempat. "Jadi kami ingin mengenalkan terobosan baru penggunaan listrik untuk mendukung kehidupan sehari-hari dengan harapan ke depan masyarakat di Sumba Timur jadi terbiasa," katanya.


Sementara itu Agrilen Marambandima, warga Kelurahan Hambala Kabupaten Sumba Timur mengatakan dirinya sangat antusias mengikuti lomba tersebut karena merasa penasaran terhadap manfaat penggunaan kompor listrik.

"Selama ini memang saya belum tahu apa itu kompor listrik, saya hanya lihat dalam acara-acara televisi sehingga saya senang bisa mencoba menggunakan kompor listrik secara langsung," katanya.

Agrilen mengatakan dirinya bersyukur karena melalui lomba tersebut ia dapat mengenal kompor listrik beserta cara pemanfaatan dan keunggulan yang diperoleh.
 

Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2024