India akan izinkan pengiriman gandum keluar negeri
Selasa, 17 Mei 2022 16:59 WIB
Pekerja membawa karung gandum untuk diayak di pabrik gandum di pinggiran Ahmedabad, India, 16 Mei 2022. ANTARA/ REUTERS/Amit Dave
New Delhi (ANTARA) - India mengizinkan pengiriman gandum ke luar negeri setelah mendapat izin bea cukai, kata pemerintah pada Selasa, memperkenalkan beberapa relaksasi dalam ekspor setelah melarang penjualan bahan pokok ke luar negeri pada Sabtu (14/5/2022).
India juga akan mengizinkan ekspor gandum ke Mesir, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.
“Telah diputuskan bahwa di mana pun kiriman gandum telah diserahkan ke Pabean untuk diperiksa dan telah didaftarkan ke dalam sistem (Pabean) mereka, baik pada 13 Mei 2022, atau sebelumnya, akan diizinkan untuk dikirim keluar," kata pemerintah.
India melarang ekspor gandum pada Sabtu (14/5/2022), hanya beberapa hari setelah mengatakan pihaknya menargetkan pengiriman rekor 10 juta ton tahun ini, karena gelombang panas yang menyengat membatasi produksi dan harga domestik mencapai rekor tertinggi.
Pemerintah mengatakan hanya akan mengizinkan ekspor yang didukung oleh letter of credit (LC), atau jaminan pembayaran, yang diterbitkan sebelum 13 Mei.
Ketentuan tersebut menimbulkan ketidakpastian. Dari sekitar 2,2 juta ton gandum di pelabuhan atau dalam perjalanan, para pedagang mengatakan mereka memiliki LC hanya untuk 400.000 ton.
Keputusan untuk melarang ekspor gandum juga menjebak sekitar 1,8 juta ton biji-bijian di pelabuhan, membuat para pedagang menghadapi kerugian besar dari prospek penjualan ke pasar domestik yang lebih lemah.
India juga akan mengizinkan ekspor gandum ke Mesir, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.
“Telah diputuskan bahwa di mana pun kiriman gandum telah diserahkan ke Pabean untuk diperiksa dan telah didaftarkan ke dalam sistem (Pabean) mereka, baik pada 13 Mei 2022, atau sebelumnya, akan diizinkan untuk dikirim keluar," kata pemerintah.
India melarang ekspor gandum pada Sabtu (14/5/2022), hanya beberapa hari setelah mengatakan pihaknya menargetkan pengiriman rekor 10 juta ton tahun ini, karena gelombang panas yang menyengat membatasi produksi dan harga domestik mencapai rekor tertinggi.
Pemerintah mengatakan hanya akan mengizinkan ekspor yang didukung oleh letter of credit (LC), atau jaminan pembayaran, yang diterbitkan sebelum 13 Mei.
Ketentuan tersebut menimbulkan ketidakpastian. Dari sekitar 2,2 juta ton gandum di pelabuhan atau dalam perjalanan, para pedagang mengatakan mereka memiliki LC hanya untuk 400.000 ton.
Keputusan untuk melarang ekspor gandum juga menjebak sekitar 1,8 juta ton biji-bijian di pelabuhan, membuat para pedagang menghadapi kerugian besar dari prospek penjualan ke pasar domestik yang lebih lemah.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Nikolas Panama
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Vladimir Putin dan Jokowi bicara melalui telepon, bahas dimulainya kembali ekspor gandum Ukraina
03 November 2022 5:57 WIB, 2022
Kepala BKPM singgung ketidakadilan hilirisasi di depan mahasiswa Harvard
10 January 2023 8:25 WIB, 2023
Pengamat apresiasi langkah berani Jokowi hentikan ekspor bijih bauksit
24 December 2022 14:38 WIB, 2022
Tidak terbukti langgar ketentuan ekspor, TNI AL lepas kapal bermuatan CPO
14 May 2022 22:19 WIB, 2022
PLN pastikan keandalan listrik pelanggan di tengah isu larangan ekspor batu bara
03 January 2022 10:16 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB
Harga minyak mentah Indonesia pada Mei 2026 turun ke 106,56 dolar AS per barel
06 June 2026 14:04 WIB