Tanjungpinang (ANTARA News) - Pedagang daging sapi segar di Pasar Bintan Center Tanjungpinang, Kepulauan Riau, belum menaikkan harga daging pada sepekan sebelum bulan Puasa.
    
"Kami masih bertahan pada harga lama Rp80 ribu/kg, walaupun harga sapi sekarang sudah naik," kata salah seorang pedagang daging sapi segar, Wirman, Kamis 5 Agustus 2010.
    
Menurut dia, harga daging sapi segar sudah lama bertahan pada Rp80 ribu/kg di Tanjungpinang, walaupun harga eceran tertinggi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang Rp90 ribu/kg.
    
"Dua hari menjelang puasa kemungkinan harga daging baru kami naikkan seiring naikknya harga sapi yang didatangkan dari Lampung dan Jawa," ujarnya.
    
Pedagang daging sapi segar di Pasar Baru Tanjungpinang, Edi, mengaku juga belum menaikkan harga walaupun hampir semua jenis bahan kebutuhan sudah naik  menjelang puasa.
    
"Permintaan masih stabil dan belum ada peningkatan, walaupun modal kami saat ini sudah bertambah," katanya.
    
Dia juga memeperkirakan harga daging sapi segar akan naik dua atau sehari sebelum bulan Puasa.
    
Sementara pedagang sapi impor asal Australia dan Selandia Baru, Iwan, mengatakan harga daging sapi impor juga masih stabil pada harga Rp54 ribu/kg untuk daging kualitas bagus dan Rp45 ribu untuk daging cincang.
    
"Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih bagus, harga daging sapi impor naik turun jika terjadi perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar," katanya.
    
Namun, Iwan mengatakan kenaikan harga daging impor sebelum puasa bisa saja terjadi jika permintaan terhadap daging sapi meningkat. (HM/Btm1)