Tanjungpinang (ANTARA News) - Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau melarang kapal feri yang melayani pemudik untuk berlayar malam karena dikhawatirkan cuaca di Kepulauan Riau masih buruk.
    
"Sampai saat ini kami masih melarang kapal feri yang melayani pemudik berlayar malam, karena laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca buruk bisa terjadi kapan saja di Kepulauan Riau (Kepri)," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Naharuddin di Tanjungpinang, Jumat, 3 September 2010.
    
Nahruddin mengatakan, resiko berlayar malam lebih tinggi dari pagi hingga sore hari, karena cuaca di Kepri sering berubah-ubah sehingga menimbulkan angin kencang dan gelombang tinggi.
    
"Pihak pelayaran diharapkan mematuhi aturan tersebut demi keselamatan penumpang," katanya.
    
Tahun sebelumnya, kapal Dumai Express dari Tanjungpinang tujuan Dumai sejak H-7 mulai melayani pelayaran sejak pukul 02.00 WIB karena banyaknya penumpang yang menumpuk sejak malam.
    
Pelayaran tersebut dimajukan dari jadwal biasanya pukul 06.00 WIB karena banyak penumpang rebutan menaiki kapal.
    
"Diharapkan tahun ini tidak terjadi lagi. Jika penumpang membludak kami harapkan pihak agen pelayaran langsung menambah armada untuk melayani penumpang. Keberangkatan tetap dilakukan pukul 06.00 WIB sesuai jadwal," katanya.
    
Mengenai alat keselamatan kapal, menurut Naharuddin, seluruh agen pelayaran sudah melengkapinya dengan jaket pelampung dan sekoci penyelamat.
    
"Kami berharap kepada seluruh agen pelayaran untuk memenuhi ketentuan keselamatan dalam pelayaran, karena nyawa penumpang lebih utama," katanya. (Hw/Btm1)