Karimun, (ANTARA News) - Sebanyak 72 calon haji dari daerah pulau di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Senin, di Rumah sakit Umum Daerah Karimun mengikuti tes kesehatan dan penyuntikan vaksin meningitis.

''Dari 147 calhaj, 72 di antaranya mendapat giliran tes kesehatan dan pemberian vaksin meningitis hari ini,'' kata Usman, petugas Dinas Kesehatan Karimun, di RSUD Karimun, Senin 20 September 2010.

72 calhaj tersebut, kata dia, merupakan calon haji yang berasal dari tiga kecamatan di Pulau Kundur ditambah Kecamatan Durai dan Moro.

''Selebihnya, yaitu calhaj asal Tanjung Balai Karimun, Meral dan Tebing dan dua calhaj pindahan mendapat giliran Selasa besok,'' ucapnya.

Usman menuturkan, para calhaj mengikuti tes kesehatan, seperti cek tekanan darah, pemeriksaan jantung, rekam medis dan lainnya.

''Kegiatan ini juga disejalankan dengan pemberian vaksin meningitis,'' katanya.

Terkait kekurangan jumlah vaksin yang seharusnya 147 sesuai jumlah calhaj, dia menuturkan tidak jadi masalah karena ada beberapa calhaj yang baru selesai umroh sehingga tidak perlu diberi vaksin.

''Vaksin meningitis berlaku sampai dua tahun, jadi tidak ada masalah. Kalau memang tidak cukup, pihak provinsi tentu akan mencarikan jalan keluarnya,'' ucapnya.

Dia menuturkan, kekurangan tersebut dikarenakan terdapat dua calhaj pindahan dari provinsi lain. Sementara, jumlah vaksin tersedia hanya 145 sesuai jumlah calhaj yang terdaftar di kabupaten setempat.

Pantauan, pemandangan antre para calhaj terlihat sejak pagi di lantai dasar RSUD, tempat pemeriksaan kesehatan dan penyuntikkan vaksin oleh paramedis yang dikoordinasikan sejumlah petugas Dinkes.

Seorang calhaj yang enggan disebutkan namanya mengatakan butuh waktu sekitar 30 jam untuk menunggu giliran pemeriksaan kesehatan.

''Untuk penyuntikan vaksin hanya sebentar. Yang lama hanya pemeriksaan jantung dan rekam medis, kira-kira 30 menit. Butuh waktu hampir empat untuk menyelesaikan semua tahapan pemeriksaan,'' kata calhaj asal Kundur tersebut.

Dia mengatakan pelayanan sudah cukup bagus, setiap calhaj diberikan pengarahan bahkan bagi yang berusia lanjut didampingi oleh tim medis. ''Pelayanannya sudah cukup bagus,'' katanya.
(ANT-028/Btm1)