Polisi Cari Warga Afghanistan di Pulau Putus
Minggu, 24 Oktober 2010 18:18 WIB
Tanjungpinang (ANTARA News) - Kepolisian Resor Bintan, Kepulauan Riau
terus melakukan pencarian terhadap dua orang imigran gelap asal
Afghanistan yang diduga masih berada di Pulau Putus, Sakera, Kabupaten
Bintan.
"Kami masih melakukan pencarian, sampai saat ini belum ditemukan," kata Kapolres Bintan AKBP YS Widodo yang dihubungi dari Tanjungpinang, Minggu, 24 Oktober 2010.
Widodo mengatakan keberadaan dua orang warga Afghanistan di pulau tersebut diketahui dari pengakuan salah seorang warga Afghanistan bernama Habibullah Husain Ali (25) yang sebelumnya ditangkap Polres Bintan pada Rabu (20/10).
"Berdasarkan pengakuan Habibullah Husain Ali, masih ada dua orang rekannya yang diduga masih bersembunyi di Pulau Putus, Sakera," katanya.
Penangkapan warga imigran gelap asal Afghanistan tersebut dilakukan setelah polisi mendapat laporan dari warga yang melihat ada orang asing di Pulau Putus.
Menurut Kapolres, dari pengakuan Habibullah, diketahui mereka menyeberang dari Johor Bahru Malaysia ke Bintan dengan tujuan akhir Australia.
"Habibullah mengaku membayar kepada seorang agen di Afghanistan bernama Haliq sebesar 5.500 dolar AS untuk menuju Malaysia dengan pesawat pada 7 Oktober 2010," katanya.
Widodo mengatakan, imigran tersebut tinggal di Kuala Lumpur Malaysia sampai 14 Oktober 2010 dan pindah ke Johor Bahru sampai 19 Oktober 2010 sebelum menyebrang ke Bintan.
"Dalam perjalanan menuju Bintan, imigran tersebut juga singgah disebuah pulau yang tidak dikenal selama tujuh jam," tambahnya.
Widodo mengatakan, imigran beranama Habibullah telah diserahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang, sementara dua orang lagi yang diduga masih bersembunyi dalam pencarian kepolisian. (ANT-029/Btm1)
"Kami masih melakukan pencarian, sampai saat ini belum ditemukan," kata Kapolres Bintan AKBP YS Widodo yang dihubungi dari Tanjungpinang, Minggu, 24 Oktober 2010.
Widodo mengatakan keberadaan dua orang warga Afghanistan di pulau tersebut diketahui dari pengakuan salah seorang warga Afghanistan bernama Habibullah Husain Ali (25) yang sebelumnya ditangkap Polres Bintan pada Rabu (20/10).
"Berdasarkan pengakuan Habibullah Husain Ali, masih ada dua orang rekannya yang diduga masih bersembunyi di Pulau Putus, Sakera," katanya.
Penangkapan warga imigran gelap asal Afghanistan tersebut dilakukan setelah polisi mendapat laporan dari warga yang melihat ada orang asing di Pulau Putus.
Menurut Kapolres, dari pengakuan Habibullah, diketahui mereka menyeberang dari Johor Bahru Malaysia ke Bintan dengan tujuan akhir Australia.
"Habibullah mengaku membayar kepada seorang agen di Afghanistan bernama Haliq sebesar 5.500 dolar AS untuk menuju Malaysia dengan pesawat pada 7 Oktober 2010," katanya.
Widodo mengatakan, imigran tersebut tinggal di Kuala Lumpur Malaysia sampai 14 Oktober 2010 dan pindah ke Johor Bahru sampai 19 Oktober 2010 sebelum menyebrang ke Bintan.
"Dalam perjalanan menuju Bintan, imigran tersebut juga singgah disebuah pulau yang tidak dikenal selama tujuh jam," tambahnya.
Widodo mengatakan, imigran beranama Habibullah telah diserahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang, sementara dua orang lagi yang diduga masih bersembunyi dalam pencarian kepolisian. (ANT-029/Btm1)
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
NASA berencana manfaatkan AI dan drone untuk bangun pangkalan permanen di Bulan
01 June 2026 11:30 WIB