Tanjungpinang (ANTARA News) - Tiga peserta lulus tes CPNS Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Tanjungpinang, padahal kedua daerah itu menggelar ujian secara bersamaan.
"Kami dapat laporan dari staf Badan Kepegawaian Daerah Kepulauan Riau (BKD Kepri), ternyata bukan hanya satu peserta yang diumumkan lulus di Tanjungpinang dan Kepri, melainkan tga peserta," kata Asisten Pemerintahan Kepri Nuraida Mokhsen yang dihubungi dari Tanjungpinang, Ibu Kota Kepulauan Riau (Kepri), Jumat.
Staf BKD Kepri menyatakan, tiga peserta yang lulus ujian CPNS Tanjungpinang dan Kepri adalah Drg Ummi Pratiwi, Anwar dan Syarifah. Padahal Ujian CPNS Kepri dan Tanjungpinang berlangsung Sabtu (11/12) pukul 08.30-11.00 WIB.
Menurutnya, jika peserta mengikuti tes di Kepri, kemudian diterima juga di Tanjungpinang, kemungkinan terdapat kesalahan dalam proses penerimaan CPNS Tanjungpinang.
"Tidak mungkin seorang peserta bisa lulus CPNS Kepri dan Tanjungpinang, karena ujiannya dilaksanakan secara bersamaan," ungkapnya.
Sementara Kepala BKD Kepri Reni Yusneli tidak dapat dihubungi oleh stafnya. Wartawan yang sejak pagi mendapat informasi indikasi kecurangan dalam penerimaan CPNS Kepri 2010 juga tidak dapat berkomunikasi dengan Reni, karena telepon genggamnya tidak aktif.
"Kami sudah meminta staf BKD Kepri untuk langsung mengunjungi rumah Reni, untuk membicarakan permasalahan tersebut," ungkapnya.
Nuraida meminta BKD Kepri untuk menggelar konferensi pers untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut, karena sudah diketahui publik.
"Publik harus mendapat penjelasan dari BKD Kepri," katanya.(ANT-NP/F002/Btm2)
Tiga Peserta Lulus Tes CPNS Dua Tempat
Jumat, 24 Desember 2010 19:08 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Kepri bentuk Satgas Perumahan guna sukseskan Program Pembangunan 3 Juta Rumah
10 September 2026 14:43 WIB
Menangkal disinformasi perbatasan: membedah tiga gagasan taktis Irjen Pol Andry Wibowo
21 August 2026 9:26 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pemprov Kepri: Pengaduan warga di SP4N-LAPOR didominasi masalah pendidikan dan kesehatan
16 September 2026 15:18 WIB