Batam (ANTARA News) - Badan Pengelolaan Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam Dendy Purnomo mengatakan limbah minyak (oil sludge) yang mengotori pantai Batam berasal dari laut internasional.
"Kami sudah selidiki, dan itu bukan berasal dari wilayah kita," kata Kepala Bapedalda Batam Dendy Purnama di Batam, Senin.
Ia mengatakan limbah minyak berasal dari laut internasional yang dibuang kapal yang melintas, kemudian terbawa arus hingga ke pantai Batam.
Berdasarkan keterangan saksi, ia mengatakan limbah sudah berada di sekitar perairan dekat Batu Ampar pada Kamis (3/2) dan tiba di pantai Tanjung Pinggir pada Minggu (6/2).
"Karena musim utara, maka limbah terbawa ke wilayah kita," kata dia.
Ia mengatakan sudah mengecek ke seluruh galangan kapal dan diketahui tidak ada kegiatan pembersihan tangki pada waktu itu.
Bapedalda juga mengecek apakah limbah berasal dari Bintan, dan diketahui tidak ada kegiatan pembuangan limbah serupa.
"Kemungkinan lain, berasal dari pengangkutan Kapal Hyundai, tapi, jenisnya ternyata berbeda. Kalau Kapal Hyundai itu oli, ini sludge oil," kata dia menambahkan.
Dendy mengatakan sudah menyampaikan penemuan limbah B3 di pantai Batam kepada Kementerian Lingkungan Hidup untuk ditindaklanjuti pemerintah pusat.
"Kami juga sudah ke Kementerian Luar Negeri, biar ini ditangani tiga negara," kata dia.
Untuk mencari tahu kapal yang membuang limbah, ia mengatakan Bapedalda berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan Laut dan Kepolisian Air Polda Kepri.
Sebelumnya, limbah sejenis oli mengotori sepanjang bibir pantai Tanjungpinggir, Batam, Minggu (6/2), hingga mengganggu warga yang hendak berekreasi.
Limbah seperti minyak kental berwarna hitam pekat dengan bau seperti oli bekas itu berserakan di bibir pantai, membuat anak-anak dan orang tua tidak berani bermain air.
Selain di pinggir pantai, limbah oli hitam itu juga mengapung di permukaan air laut.
Seorang penjaga pantai yang ditemui mengatakan, kemungkinan oli berasal dari kapal yang lewat lalu terbawa arus hingga pantai.
"Mungkin dari kapal yang sengaja membuang limbah," kata dia.
Limbah minyak hitam sejenis oil sludge kerap terdampar di bibir pantai utara Pulau Batam setiap musim angin utara pada November-Maret. (Y011/S022/Btm2)
Bapedalda Pastikan Limbah Batam Dari Laut Internasional
Senin, 7 Februari 2011 18:02 WIB
Seorang anak mengamati lumpur minyak hitam yang terdampar di Pantai Tanjungpinggir, Batam, Minggu (6/2). (kepri.antaranews.com/YJ Naim)
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Belum pulih total usai operasi, Marc Marquez pastikan tampil penuh di GP Italia
30 May 2026 6:12 WIB