IHSG Dibuka Menguat 7,20 Poin
Rabu, 20 April 2011 9:17 WIB
Jakarta (ANTARA News) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, dibuka menguat 7,20 poin seiring dengan menguatnya bursa regional.
IHSG dibuka naik 0,19 persen menjadi 3.738,85 dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) juga naik 1,85 poin atau 0,27 persen ke posisi 670,48.
Analis Samuel Sekuritas, Christine Salim, di Jakarta, Rabu, mengatakan, bursa kawasan Asia pagi ini dibuka menguat setelah selama dua hari terakhir terkoreksi.
"Indeks BEI sendiri pagi ini dibuka menguat seiring dengan menguatnya bursa regional," kata dia.
Namun, tambah dia, minimnya sentimen domestik baru akan membuat indeks bergerak cenderung mendatar (sideways) seiring pergerakan bursa global.
Analis Batavia Prosperindo Sekuritas, Billy Budiman, menambahkan, peringkat ekonomi AS yang turun memicu dana yang masuk ke negera-negara berkembang dan diprediksi semakin deras termasuk Indonesia.
"Standard & Poor's (S&P) melakukan downgrade terhadap ekonomi AS dan ini membuat pasar Indonesia semakin menarik karena makin banyak dana yang pindah ke Indonesia," kata dia.
Ia menambahkan, secara teknikal indeks dalam negeri juga masih potensial melanjutkan penguatan jika dilihat dari Moving Average Convergence & Divergence (MACD) mingguannya.
Ia memprediksi, indeks BEI pada perdagangan hari ini diprediksi masih berada dalam area positif di level support 3.690-3.700 dan resistance 3.750-3.760.
Di bursa regional, indeks Hang Seng menguat 192,13 poin (0,82 persen) ke level 23.717,28, indeks Nikkei-225 naik 6,68 poin (0,21 persen) ke level 9.575,64, dan indeks Straits Times menguat 9,49 poin (0,30 persen) ke level 3.134,77.
(ANT-ZMF/A027/Btm3)
IHSG dibuka naik 0,19 persen menjadi 3.738,85 dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) juga naik 1,85 poin atau 0,27 persen ke posisi 670,48.
Analis Samuel Sekuritas, Christine Salim, di Jakarta, Rabu, mengatakan, bursa kawasan Asia pagi ini dibuka menguat setelah selama dua hari terakhir terkoreksi.
"Indeks BEI sendiri pagi ini dibuka menguat seiring dengan menguatnya bursa regional," kata dia.
Namun, tambah dia, minimnya sentimen domestik baru akan membuat indeks bergerak cenderung mendatar (sideways) seiring pergerakan bursa global.
Analis Batavia Prosperindo Sekuritas, Billy Budiman, menambahkan, peringkat ekonomi AS yang turun memicu dana yang masuk ke negera-negara berkembang dan diprediksi semakin deras termasuk Indonesia.
"Standard & Poor's (S&P) melakukan downgrade terhadap ekonomi AS dan ini membuat pasar Indonesia semakin menarik karena makin banyak dana yang pindah ke Indonesia," kata dia.
Ia menambahkan, secara teknikal indeks dalam negeri juga masih potensial melanjutkan penguatan jika dilihat dari Moving Average Convergence & Divergence (MACD) mingguannya.
Ia memprediksi, indeks BEI pada perdagangan hari ini diprediksi masih berada dalam area positif di level support 3.690-3.700 dan resistance 3.750-3.760.
Di bursa regional, indeks Hang Seng menguat 192,13 poin (0,82 persen) ke level 23.717,28, indeks Nikkei-225 naik 6,68 poin (0,21 persen) ke level 9.575,64, dan indeks Straits Times menguat 9,49 poin (0,30 persen) ke level 3.134,77.
(ANT-ZMF/A027/Btm3)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Purbaya yakin IHSG bergerak naik usai investor paham dari dampak BUMN khusus ekspor
21 May 2026 13:18 WIB
IHSG terperosok 3 persen imbas konflik Iran vs AS-Israel, BEI sebut krisis energi jadi pemicu
04 March 2026 12:17 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
DPRD-Pemkot Batam sepakati rancangan KUA/PPAS APBD Batam 2027 sebesar Rp4,8 T
15 August 2026 14:10 WIB