Disdik Jamin UN SMP Bebas Kebocoran Soal
Senin, 25 April 2011 14:16 WIB
Karimun (ANTARA News) - Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menjamin pelaksanaan Ujian Nasional SMP sederajat yang dimulai hari ini bebas dari kebocoran soal.
"Kami menjamin tidak ada kebocoran soal karena seluruh prosedur pendistribusian soal sudah kami lalui, mulai dari diinapkan di kantor polisi sampai dengan pengawalan polisi ketika didistribusikan ke sekolah-sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Harris Fadillah saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMP Negeri 1 Tanjung Balai Karimun, Senin.
Pendistribusian soal, menurut Harris Fadillah, menuju sekolah di daerah pulau juga dikawal ketat oleh polisi.
Pihak sekolah baru dibolehkan mengambil soal pada pagi hari menjelang soal UN pada mata pelajaran tertentu akan dimulai.
Dia juga telah menginstruksikan pengawas untuk mengawasi ketat pelaksanaan ujian. Sedangkan bagi pengawas yang berusaha membantu siswa dalam menjawab soal menurut dia akan ditindak tegas.
"Kemungkinan saling contek antarsiswa juga sangat kecil, karena soal antara satu siswa dengan siswa lainnya susunannya tidak sama. Siswa juga tidak dibenarkan membaca telepon genggam," ucapnya.
Dia menuturkan, soal UN untuk setiap mata pelajaran dibedakan dalam lima paket. Dia mencontohkan bagi peserta yang duduk di bangku saling berdekatan paketnya berbeda sehingga peluang untuk menyontek sangat kecil.
"Yang kami harapkan siswa teliti dalam menuliskan paket soal dalam biodata pada lembar jawaban, jangan sampai soalnya paket A yang diisi di lembar jawaban paket B, nanti akan hangus ketika diperiksa dengan komputer," ucapnya.
Pelaksanaan UN SMP, lanjut dia berjalan lancar dan dia mengaku belum menerima laporan adanya soal dan lembar jawaban yang rusak atau tidak dapat dibaca para siswa.
"Belum ada keluhan mengenai soal yang sulit dibaca," ucapnya.
UN SMP tahun ini diikuti sebanyak 3.530 siswa yang berasal dari 56 SMP dan MTs negeri maupun swasta.
"Kami juga belum menerima laporan adanya siswa yang tidak ikut UN hari ini," katanya.(ANT-RD/Z003/Btm2)
"Kami menjamin tidak ada kebocoran soal karena seluruh prosedur pendistribusian soal sudah kami lalui, mulai dari diinapkan di kantor polisi sampai dengan pengawalan polisi ketika didistribusikan ke sekolah-sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Harris Fadillah saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMP Negeri 1 Tanjung Balai Karimun, Senin.
Pendistribusian soal, menurut Harris Fadillah, menuju sekolah di daerah pulau juga dikawal ketat oleh polisi.
Pihak sekolah baru dibolehkan mengambil soal pada pagi hari menjelang soal UN pada mata pelajaran tertentu akan dimulai.
Dia juga telah menginstruksikan pengawas untuk mengawasi ketat pelaksanaan ujian. Sedangkan bagi pengawas yang berusaha membantu siswa dalam menjawab soal menurut dia akan ditindak tegas.
"Kemungkinan saling contek antarsiswa juga sangat kecil, karena soal antara satu siswa dengan siswa lainnya susunannya tidak sama. Siswa juga tidak dibenarkan membaca telepon genggam," ucapnya.
Dia menuturkan, soal UN untuk setiap mata pelajaran dibedakan dalam lima paket. Dia mencontohkan bagi peserta yang duduk di bangku saling berdekatan paketnya berbeda sehingga peluang untuk menyontek sangat kecil.
"Yang kami harapkan siswa teliti dalam menuliskan paket soal dalam biodata pada lembar jawaban, jangan sampai soalnya paket A yang diisi di lembar jawaban paket B, nanti akan hangus ketika diperiksa dengan komputer," ucapnya.
Pelaksanaan UN SMP, lanjut dia berjalan lancar dan dia mengaku belum menerima laporan adanya soal dan lembar jawaban yang rusak atau tidak dapat dibaca para siswa.
"Belum ada keluhan mengenai soal yang sulit dibaca," ucapnya.
UN SMP tahun ini diikuti sebanyak 3.530 siswa yang berasal dari 56 SMP dan MTs negeri maupun swasta.
"Kami juga belum menerima laporan adanya siswa yang tidak ikut UN hari ini," katanya.(ANT-RD/Z003/Btm2)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdik Tanjungpinang siapkan RDT untuk 6.888 siswa pada SPMB tahun ajaran 2026/2027
25 June 2026 10:44 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Polres Natuna bagikan 1.500 masker antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan
24 September 2026 11:31 WIB
Pemkab Natuna tingkatkan keterampilan SDM lewat pelatihan keahlian gratis
24 September 2026 9:07 WIB