Pengembangan Wisata Kepulauan Terkendala Anggaran
Kamis, 23 Juni 2011 18:43 WIB
Batam (ANTARA News) - Pengembangan pulau-pulau kecil sebagai objek wisata baru terkendala anggaran, ujar Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Syamsul Arif Rifai di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis.
Menurut dia, hal tersebut mengakibatkan pulau-pulau kecil yang memiliki potensi wisata tidak tergarap.
"Hingga kini memang belum banyak anggaran untuk menggarap pulau-pulau kecil yang memiliki potensi wisata tersebut," kata Syamsul dalam Pameran Investasi Potensi Pulau-pulau Kecil dan Pesisir di Mega Mall, Batam.
Menurut dia, bila potensi pulau-pulau tersebut tergarap maka akan memberikan kesejahteraan pada masyarakat sekitar.
"Perlu dukungan dunia usaha untuk menggarap pulau-pulau tersebut. Hanya dengan investasilah potensi pulau tersebut bisa dimanfaatkan," kata dia.
Direktur Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan, Agus Dermawan mengatakan selama 2011 hingga 2014 direncanakan ada 200 pulau yang diberdayakan sebagai pulau tujuan wisata.
"Kita lakukan secara bertahap, 2011 kita targetkan 30 pulau yang mendapatkan dukungan dana untuk pemberdayaan," kata dia.
Dana yang dianggarkan akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur.
Setelah pembanguan infrastruktur terealisasi, Agus berharap banyak investor yang berminat mengembangkan pulau-pulau tersebut.
"Sebenarnya sudah banyak calon investor yang tertarik menggarap beberapa pulau yang mereka anggap memiliki potensi wisata," kata dia.
Namun, kata Agus, investor menunda investasi karena belum ada infrastruktur yang memadai di pulau yang diharapkan.
(ANT-L/S016/Btm3)
Menurut dia, hal tersebut mengakibatkan pulau-pulau kecil yang memiliki potensi wisata tidak tergarap.
"Hingga kini memang belum banyak anggaran untuk menggarap pulau-pulau kecil yang memiliki potensi wisata tersebut," kata Syamsul dalam Pameran Investasi Potensi Pulau-pulau Kecil dan Pesisir di Mega Mall, Batam.
Menurut dia, bila potensi pulau-pulau tersebut tergarap maka akan memberikan kesejahteraan pada masyarakat sekitar.
"Perlu dukungan dunia usaha untuk menggarap pulau-pulau tersebut. Hanya dengan investasilah potensi pulau tersebut bisa dimanfaatkan," kata dia.
Direktur Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan, Agus Dermawan mengatakan selama 2011 hingga 2014 direncanakan ada 200 pulau yang diberdayakan sebagai pulau tujuan wisata.
"Kita lakukan secara bertahap, 2011 kita targetkan 30 pulau yang mendapatkan dukungan dana untuk pemberdayaan," kata dia.
Dana yang dianggarkan akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur.
Setelah pembanguan infrastruktur terealisasi, Agus berharap banyak investor yang berminat mengembangkan pulau-pulau tersebut.
"Sebenarnya sudah banyak calon investor yang tertarik menggarap beberapa pulau yang mereka anggap memiliki potensi wisata," kata dia.
Namun, kata Agus, investor menunda investasi karena belum ada infrastruktur yang memadai di pulau yang diharapkan.
(ANT-L/S016/Btm3)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BATIC 2026 perkuat kolaborasi digital Asia Pasifik, bahas pengembangan autonomous AI
26 August 2026 8:21 WIB
STAIN Sultan Abdurrahman fasilitasi penerbitan 6.362 sertifikat halal UMKM di Kepri
25 July 2026 15:30 WIB
BP Batam dukung pengembangan KEK Tanjung Sauh bangun PLTU berkapasitas 300 MW
24 July 2026 10:49 WIB