Jakarta (ANTARA) - Gol Joshua Kimmich mengantarkan Bayern Muenchen ke semifinal Liga Champions 2023/24 setelah mengalahkan Arsenal 1-0 pada laga leg kedua di Allianz Arena, pada Kamis dini hari WIB.

Klub Jerman tersebut lolos ke empat besar dengan agregat 3-2.

Bayern dan Arsenal bermain imbang 2-2 pada pertandingan leg pertama pekan lalu. Gol Joshua Kimmich pada babak kedua menjadi penentu kemenangan di laga leg kedua ini, demikian laporan laman resmi UEFA.

Kemenangan ini membuat Bayern mematahkan catatan buruk Die Roten, yang sebelumnya selalu gugur di perempat final tiga musim beruntun.

Terakhir kali Bayern menembus semifinal adalah musim 2019-2020, di mana mereka keluar sebagai juara kompetisi tersebut setelah mengalahkan Paris Saint-Germain 1-0 di partai final.


Bermain sebagai tuan rumah, Bayern langsung tampil menyerang sejak menit awal.

Pada menit ke-24, Bayern mencetak peluang berbahaya melalui aksi Jamal Musiala dengan tendangan jarak jauh. Namun, upaya pemain muda asal Jerman itu masih mampu diblok kiper David Raya.

Arsenal merespons dengan kesempatan bagus yang diperoleh Martin Odegaard. Kapten asal Norwegia itu melepaskan tembakan yang memantul kena Leon Goretzka, lalu meluncur ke arah gawang.

Kiper Manuel Neuer secara brilian dapat menghentikan bola dengan tangan kirinya. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Saat turun minum, Arsenal bermain agresif dengan mencatat 6 tembakan berbanding 4 milik tuan rumah.

Bayern akhirnya bisa memecahkan kebuntuan pada menit ke-63. Kimmich mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulannya di kotak penalti setelah menyambut umpan silang Leroy Sane. Bayern memimpin 1-0 atas Arsenal.

Arsenal lebih dominan menjelang akhir permainan dan memaksa Bayern bermain lebih bertahan.

Bayern berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 mereka hingga pertandingan berakhir. Mereka berhak lolos ke babak semifinal dengan agregat 3-2.
 
 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gol Joshua Kimmich antarkan Bayern Muenchen ke semifinal

Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2024