Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berupaya meningkatkan produksi karet di Kabupaten Karimun, Bintan, Lingga dan Natuna.
"Mulai tahun ini saya memerintahkan kepada instansi terkait untuk mendorong produksi karet," kata Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) HM Sani, di Tanjungpinang, Jumat.
Sani menargetkan dalam satu tahun Kepri dapat memproduksi karet minimal 1 juta ton. Sementara sekarang baru mencapai 600 ton.
"Saya yakin target itu dapat tercapai," ungkapnya.
Ia mengemukakan, perkebunan karet di Kecamatan Kundur Karimun, Bintan dan Lingga dapat diandalkan, karena lahannya cukup memadai. Sementara perkebunan karet di Natuna baru dikembangkan.
"Lahan di empat kabupaten itu cocok untuk perkebunan karet," ujarnya.
Ia mengungkapkan, usaha pertanian dan perkebunan tidak mudah untuk dikembangkan di Kepri, karena 96 persen wilayah itu terdiri dari perairan. Tetapi pemerintah berupaya meningkatkan produksi hasil perkebunan dan pertanian, minimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal.
Usaha perkebunan yang telah dikembangkan seperti karet, jagung dan cengkih. Perkebunan cengkih sejak dulu berhasil dikembangkan di Natuna dan Anambas.
Sedangkan jagung sudah dikembangkan di Jemaja, Natuna dan Kundur.
"Sementara pertanian sayur-mayur telah dikembangkan di Bintan. Selain untuk memenuhi kebutuhan lokal, sayur-mayur juga diekspor ke Singapura," katanya. (KR-NP/B012)
Editor: Dedi
Pemprov Kepri Tingkatkan Produksi Karet
Jumat, 31 Agustus 2012 19:19 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB
Pemerintah Jepang setujui subsidi energi Rp57,4 triliun dampak konflik Timur Tengah
26 May 2026 14:25 WIB
Pemerintah target nilai tukar rupiah ke dolar di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500
20 May 2026 11:54 WIB
Bulog Tanjungpinang tunggu penugasan pemerintah salurkan jagung pipil ke peternak
16 May 2026 17:12 WIB
Prabowo sebut pemerintah berhasil operasionalkan 1.061 Kopdes Merah Putih dalam 7 bulan
16 May 2026 15:34 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB