Batam (Antara Kepri) - Sedikitnya 42 titik di kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Pulau Batam belakangan menjadi langganan banjir sehingga sering menghambat kegiatan ekonomi.
"Di antara daerah langganan banjir tersebut sebagian merupakan jalur kegiatan industri. Saat terjadi banjir cukup mengganggu," kata Kasubdit Humas dan Publikasi Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ilham Eka Hartawan di Batam, Jumat.
Ia mengatakan, titik banjir mencakup tujuh kecamatan masing-masing Batuampar, Lubuk Baja, Bengkong, Batam Centre, Nongsa, Sei Beduk, Batuaji, Sagulung, dan Sekupang yang rata-rata memiliki kawasan industri.
Untuk Batuampar, kata dia, titik banjir berada di Jalan Duyung yang menghubungan sejumlah pusat industri dengan pelabuhan bongkar muat Batuampar. Titik banjir juga terdapat di sekitar SPBU Jodoh dan pertokoan Tanjungpantun.
Lokasi banjir Lubuk Baja berada di sekitar BCS Mal, Hotel Astro, Marina Park, Komplek Pertokoan DC Mal, Jalan Pembangunan Penuin, Perumahan Happy Garden, Jalan Bungaraya dan Jalan Imam Bonjol.
Kecamatan Bengkong di kawasan Bengkong Indah dan Bengkong Sadai.
Batam Kota berada di Simpang Jam, Jalan Engku Putri, kawasan Kantor Bersama Pemkot Batam, Legenda Malaka, Legenda Bali, Taman Raya, Dotamana, Familly Dream, Jalan Hangtuah, Bida Garden, Simpang Bandara Internasional Hang Nadim, Simpang Frengki, Rosdale.
Kecamatan Nongsa ada tiga titik di Jalan Hang Kesturi, Simpang Kawasan Industri Taiwan, KSB Kavling Danau Indah Punggur, Jalan Raya Telaga Punggur.
Sei Beduk di depan kawasan industri Panbil, Bida Ayu dan Bukit Kemuning serta Rusunawa Tanjungpiayu.
Di Kecamatan Sagulung dan Batuaji langganan banjir pada beberapa ruas jalan menuju Kawasan Industri Tanjunguncang.
Sementara untuk Kecamatan Sekupang berada di sekitar kawasan industri Sekupang dan komplek pelabuhan Sekupang.
"Masalahnya hampir semua sama. Drainase tidak ada perawatan dan mengakibatkan banyak sampah dan pendangkalan," kata dia.
Ilham mengatakan, akan berkoordinasi untuk menanggulanggi banjir di Batam agar tidak mengganggu industri dan menghambat pertumbuhan ekonomi. (Antara)
Editor: Rusdianto
Kawasan Perdagangan Bebas Batam Langganan Banjir
Jumat, 24 Mei 2013 23:08 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkum Kepri tetapkan Desa Wisata Pengudang di Bintan jadi kawasan berbasis KI
03 June 2026 7:55 WIB
BP Batam pulihkan lahan bekas tambang pasir ilegal di kawasan Bandara Hang Nadim
18 May 2026 20:31 WIB
BP Batam pulihkan lahan bekas tambang pasir ilegal di kawasan Bandara Hang Nadim
11 May 2026 15:50 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG akhiri peringatan dini tsunami pascagempa 7,7 magnitudo di Laut Sulawesi
08 June 2026 12:43 WIB