Washington (ANTARA) - Amerika Serikat mengatakan melancarkan serangan “untuk membela diri” di Iran selatan dengan menargetkan peluncur rudal dan kapal yang diduga memasang ranjau laut.
“Pasukan AS melakukan serangan pertahanan diri di Iran selatan hari ini untuk melindungi personel kami dari ancaman pasukan Iran,” kata Juru Bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) Kapten Tim Hawkins kepada Fox News, Senin.
Hawkins mengatakan target serangan tersebut mencakup lokasi peluncuran rudal dan kapal Iran yang disebut tengah berupaya menempatkan ranjau.
“Komando Pusat AS terus melindungi pasukan kami sambil tetap menahan diri selama gencatan senjata berlangsung,” ujar Hawkins.
CENTCOM belum segera menanggapi permintaan konfirmasi lebih lanjut terkait pernyataan tersebut.
Hawkins juga tidak memberikan rincian tambahan mengenai lokasi maupun skala serangan yang dilakukan pasukan AS.
Sumber: Anadolu
Sementara itu, militer Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan dua kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan sebuah sistem rudal permukaan-ke-udara di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran, ungkap Fox News, mengutip sumber, Selasa.
Seorang pejabat senior AS melaporkan bahwa dua kapal Iran itu terlihat memasang ranjau di Selat Hormuz, kata jurnalis Fox News, Jennifer Griffin, di media sosial X.
Militer AS menghancurkan kedua kapal IRGC dan juga menyerang sistem rudal permukaan-ke-udara di Bandar Abbas, yang menjadi sasaran pesawat tempur AS, tambahnya.
Menurut media tersebut, insiden tersebut diduga merupakan serangan defensif dan tidak menunjukkan bahwa gencatan senjata dengan Iran berakhir.
Sebelumnya, Reuters melaporkan ledakan di Bandar Abbas.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS lakukan serangan di Iran selatan