Nurdin "Open House" Bersama Ratusan Warga
Jumat, 9 Agustus 2013 8:30 WIB
Karimun (Antara Kepri) - Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun menggelar "open house" di kediamannya di Tanjung Balai Karimun bersama ratusan warga usai shalat Id, Kamis.
"'Open house' sudah menjadi kegiatan kami setiap Lebaran. Hari yang fitri ini merupakan saat yang tepat untuk bersilaturrahim dengan warga masyarakat," katanya di Tanjung Balai Karimun.
Nurdin yang terkenal cukup dekat dengan masyarakat mengaku tidak lelah melayani para tamu yang ingin berjabat tangan sambil mengucapkan selamat berhari raya.
"Tali silaturrahim antara masyarakat dan pemimpin merupakan modal untuk pembangunan," katanya.
Dia juga mengatakan, hubungan yang baik antara sesama manusia menjadi salah satu tolak ukur meningkatnya keimanan dan ketakwaan yang diraih selama bulan puasa.
"Hari kemenangan ini momen untuk mempererat hubungan yang renggang dan mendekatkan saudara yang jauh. Jangan sampai kita memutuskan tali silaturrahim," ucapnya.
Ratusan tamu antre bersalaman dengan Nurdin Basirun didampingi keluarga. Mereka tidak hanya dari sanak saudara, tetapi juga dari kalangan pejabat dan masyarakat.
Sebuah tenda disiapkan di halaman tempat para tamu menyantap hidangan.
Nurdin yang dikenal dengan masyarakat mengaku tidak lelah meski harus berdiri lama menyalami para tamu.
"Bagi kami ini bagian dari ibadah. Kami mengajak masyarakat mari bersama-sama saling berkunjung ke rumah tetangga, sanak saudara dan sahabat untuk bermaaf-maafan di hari yang mulia ini," tambahnya.
Salah seorang warga Yunus mengatakan dirinya sudah lama mengenal sosok Nurdin yang cukup familiar di tengah-tengah masyarakat.
"Ia dikenal ramah dan pemurah, jauh sebelum jadi bupati. Karena itu, kami sengaja datang bersilaturrahim di hari kemenangan ini," katanya. (Antara)
Editor; Kaswir
"'Open house' sudah menjadi kegiatan kami setiap Lebaran. Hari yang fitri ini merupakan saat yang tepat untuk bersilaturrahim dengan warga masyarakat," katanya di Tanjung Balai Karimun.
Nurdin yang terkenal cukup dekat dengan masyarakat mengaku tidak lelah melayani para tamu yang ingin berjabat tangan sambil mengucapkan selamat berhari raya.
"Tali silaturrahim antara masyarakat dan pemimpin merupakan modal untuk pembangunan," katanya.
Dia juga mengatakan, hubungan yang baik antara sesama manusia menjadi salah satu tolak ukur meningkatnya keimanan dan ketakwaan yang diraih selama bulan puasa.
"Hari kemenangan ini momen untuk mempererat hubungan yang renggang dan mendekatkan saudara yang jauh. Jangan sampai kita memutuskan tali silaturrahim," ucapnya.
Ratusan tamu antre bersalaman dengan Nurdin Basirun didampingi keluarga. Mereka tidak hanya dari sanak saudara, tetapi juga dari kalangan pejabat dan masyarakat.
Sebuah tenda disiapkan di halaman tempat para tamu menyantap hidangan.
Nurdin yang dikenal dengan masyarakat mengaku tidak lelah meski harus berdiri lama menyalami para tamu.
"Bagi kami ini bagian dari ibadah. Kami mengajak masyarakat mari bersama-sama saling berkunjung ke rumah tetangga, sanak saudara dan sahabat untuk bermaaf-maafan di hari yang mulia ini," tambahnya.
Salah seorang warga Yunus mengatakan dirinya sudah lama mengenal sosok Nurdin yang cukup familiar di tengah-tengah masyarakat.
"Ia dikenal ramah dan pemurah, jauh sebelum jadi bupati. Karena itu, kami sengaja datang bersilaturrahim di hari kemenangan ini," katanya. (Antara)
Editor; Kaswir
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nurdin Halid sebut belum ada pengurus menjadi plt. ketum Partai Golkar
11 August 2024 13:15 WIB, 2024
KPK usut peran mantan Gubernur Kepri terkait kasus korupsi Bupati Bintan
13 November 2021 13:48 WIB, 2021
PK mantan Gubernur Kepri ditolak, kuasa hukum minta Nurdin bersabar di penjara
18 September 2021 3:37 WIB, 2021
Kasus suap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah diduga terima Rp5,4 miliar
28 February 2021 6:43 WIB, 2021