Anambas (Antara Kepri) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menargetkan tidak akan ada sisa lebih penghitungan anggaran (silpa) walau waktu untuk melaksanakan pembangunan sesuai anggaran dalam APBD Perubahan hanya tinggal tiga bulan.

"APBD Perubahan Anambas tahun 2013 mengalami penurunan dari APBD murni sekitar Rp70 milyar, tetapi ini tidak berpengaruh dengan belanja daerah", kata Bupati Anambas T. Mukhtaruddin saat penyerahan Draf Pengunaan Anggaran (DPA) APBD-P Tahun 2013 di Tarempa, Jumat.

APBD Anambas sebesar Rp1.296.804.271.912 sedangkan APBD-P mengalami penurunan sebesar Rp62.938.211.476.

Namun kendati mengalami penurunan, Tengku masih berharap program dan kegiatan di Anambas masih bisa dilaksanakan dengan maksimal dalam tiga bulan waktu tersisa.

Dijelaskannya, untuk wilayah Kepulauan Riau (Kepri), Anambas yang pertama di evaluasi oleh Gubernur dan dia berharap sebagai Bupati Kepulauan Anambas tidak mau adanya sisa anggaran dalam waktu yang tersisa tinggal tiga bulan ini.

"Sebagai target, sisa lebih penghitungan Anggaran (Silpa) APBD-P Kabupaten Kepulauan Anambas tahun anggaran 2013 tidak lebih dari kisaran 5% hingga 7%," katanya.

Target ini untuk meningkatkan kredit point Anambas agar mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI dalam hal pengelolaan keuangan daerah nantinya.

Selain itu, lanjut dia, setiap SKPD agar dapat meningkatkan kinerjanya yang harus dilaporkan setiap tanggal 15 setiap bulannya dan jangan sesekali menunggu waktu dan saling melempar tangung jawab. (Antara)