Natuna akan Bangun Pabrik Tapioka
Kamis, 6 Februari 2014 15:29 WIB
Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Natuna, Chaidir Char bersama Kelompok Tani Lestari Jaya SP II Desa Tapau Kecamatan Bunguran Tengah (antarakepri.com/Zam Jambak)
Natuna (Antara Kepri) - Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) segera membangun pabrik mini tapioka dengan kapasitas produksi sebasar 5 ton hingga 15 ton per hari.
"Ini merupakan program unggulan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tani. Selain itu, juga sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Natuna untuk masa akan datang," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Natuna, Chaidir Char, Kamis.
Dikatakan Chaidir, pabrik tapioka mini ini akan dibangun di SP I Desa Harapan Jaya. Pada tahap awal dianggarkan Rp5,5 miliar melalui APBD Natuna 2014.
"Pembangunan selanjutnya direncanakan selesai pada 2015 yang akan menelan anggaran secara keseluruhan sebesar Rp15 Miliar," ujar Chaidir Char.
Untuk mendukung program unggulan tersebut, Kelompok Tani Lestari Jaya, SP II Desa Tapau Bunguran Tengah telah menyediakan lahan perkebunan seluas 10 hektare.
Ketua kelompok tani tersebut, Rikam berharap agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesegera mungkin merealisasikan pabrik tapioka tersebut.
"Kelompok Tani Lestari Jaya sudah menanam ubi kastepe itu di areal milik kelompok taninya seluas lebih kurang 5 hektare, secara keseluruhan kami sudah menyiapkan lahan seluas 10 hektar. Kami sangat berharap sekali semoga program ini secepatnya terealisasi," ungkap Rikam.
Rikam menambahkan, untuk bibit ubi, pihaknya mendatangkannya dari Lampung yang sudah ditanam sejak dua tahun lalu. Dalam 1 hektare lahan, bisa menghasilkan ubi seberat 7 ton.
"Sebagai bentuk dukungan kami, kami rela mendatangkan bibit ubi unggul dari Lampung. Kalau satu hektare bisa 7 ton, bandingkan kalau berpuluh atau ratusan hektar, bisa menghasilkan ratusan ton dalam jangka sembilan bulan," jelasnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Ini merupakan program unggulan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tani. Selain itu, juga sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Natuna untuk masa akan datang," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Natuna, Chaidir Char, Kamis.
Dikatakan Chaidir, pabrik tapioka mini ini akan dibangun di SP I Desa Harapan Jaya. Pada tahap awal dianggarkan Rp5,5 miliar melalui APBD Natuna 2014.
"Pembangunan selanjutnya direncanakan selesai pada 2015 yang akan menelan anggaran secara keseluruhan sebesar Rp15 Miliar," ujar Chaidir Char.
Untuk mendukung program unggulan tersebut, Kelompok Tani Lestari Jaya, SP II Desa Tapau Bunguran Tengah telah menyediakan lahan perkebunan seluas 10 hektare.
Ketua kelompok tani tersebut, Rikam berharap agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesegera mungkin merealisasikan pabrik tapioka tersebut.
"Kelompok Tani Lestari Jaya sudah menanam ubi kastepe itu di areal milik kelompok taninya seluas lebih kurang 5 hektare, secara keseluruhan kami sudah menyiapkan lahan seluas 10 hektar. Kami sangat berharap sekali semoga program ini secepatnya terealisasi," ungkap Rikam.
Rikam menambahkan, untuk bibit ubi, pihaknya mendatangkannya dari Lampung yang sudah ditanam sejak dua tahun lalu. Dalam 1 hektare lahan, bisa menghasilkan ubi seberat 7 ton.
"Sebagai bentuk dukungan kami, kami rela mendatangkan bibit ubi unggul dari Lampung. Kalau satu hektare bisa 7 ton, bandingkan kalau berpuluh atau ratusan hektar, bisa menghasilkan ratusan ton dalam jangka sembilan bulan," jelasnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cuaca Kepri Minggu ini, BMKG: Waspada hujan di Batam, Karimun, Natuna, Anambas
27 September 2026 6:52 WIB
Polres Natuna bagikan 1.500 masker antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan
24 September 2026 11:31 WIB
Pemkab Natuna tingkatkan keterampilan SDM lewat pelatihan keahlian gratis
24 September 2026 9:07 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Dekranasda Bintan promosikan batik motif otak-otak pada Pameran Kriyanusa 2026
28 September 2026 21:57 WIB