Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kepulauan Riau membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di ibu kota Tanjungpinang yang dapat digunakan untuk tempat pelatihan kerja seluruh pekerja di provinsi guna persiapan menghadapi persaingan seiring Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
"Kami siapkan BLK di Tanjungpinang. Ini bisa digunakan oleh pekerja dari seluruh kabupaten kota di Kepri," kata Gubernur Kepri Muhammad Sani di Batam, Minggu.
Pembangunan BLK di Tanjungpinang dilakukan bertahap, dan rencananya akan mulai beroperasi pada dua tahun ke depan.
Saat ini pembangunan BLK masih tahap penyusunan "detailed engineering design" (DED).
Dalam DED itu, Pemprov turut menentukan jenis pelatihan yang akan diberikan di BLK, termasuk perlengkapan pelatihan dan instruktur pemberi materi latihan.
Gubernur mengatakan belum menetapkan jenis pelatihan yang akan menjadi fokus BLK di Tanjungpinang.
"Nanti itu berdasarkan DED," kata Gubernur.
Namun, ia memastikan BLK akan mengutamakan jenis pelatihan dengan mayoritas industri yang berkembang di tiga Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan dan Karimun.
"Dan kalau melihat pembicaraan dengan SPSI tadi, sepertinya yang paling besar itu industri logam, elektronik dan manufaktur," kata Gubernur.
Sebelumnya, serikat buruh di Batam meminta pemerintah mengaktifkan BLK di agar bisa dimanfaatkan pekerja untuk meningkatkan kemampuan menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN 2015.
"Dalam pelaksanaan MEA masyarakat di negara-negara ASEAN bebas masuk ke Indonesia. Kalau pemerintah tidak mempersiapkan lembaga keterampilan seperti BLK untuk meningkatkan kemampuan buruh, bisa jadi kami akan menjadi penonton di negeri sendiri," kata Sekretaris Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam Suprapto.
Ia mengatakan, kelemahan pekerja Indonesia ialah kurangnya sertifikasi keahlian meski secara umum keterampilan sudah mumpuni. Sementara yang diinginkan perusahaan adalah pekerja dengan berbagai sertifikasi keahlian.
FSPMI, kata dia, meminta pemerintah sungguh-sungguh dalam mempersiapkan BLK dan lembaga sejenisnya mengingat Batam berada di wilayah terdepan dan berhadapan langsung dengan negara lain. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pemprov Kepri Bangun BLK di Tanjungpinang
Minggu, 1 Maret 2015 21:58 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Kepri kembangkan budidaya rumput laut seluas 10 ribu hektare di Kabupaten Lingga
26 May 2026 12:03 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG akhiri peringatan dini tsunami pascagempa 7,7 magnitudo di Laut Sulawesi
08 June 2026 12:43 WIB