Hang Nadim Bisa Beroperasi Malam Pascakerusakan Navigasi
Selasa, 9 Februari 2016 7:30 WIB
Batam (Antara Kepri) - Bandara Internasional Hang Nadim Batam sudah bisa melayani penerbangan malam pascakerusakan alat navigasi yang mengakibatkan penutupan sejak Minggu petang hingga Senin pagi.
"Penerbangan di atas pukul 18.00 WIB sudah bisa dilayani lagi. Secara umum sudah normal," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Senin.
Meskipun sudah beroperasi normal, namun pada Senin malam sejumlah penerbangan dari Batam masih mengalami penundaan dan pembatalan.
"Untuk yang delay bisa terbang malam ini. Karena keterlambatan bukan karena kerusakan navigasi Hang Nadim Batam," katanya.
Sementara itu, penerbangan dari Batam ke Pangkal Pinang dibatalkan karena cuaca buruk yang terjadi pada sekitar bandara tujuan.
"Di Pangkal Pinang cuaca tidak bagus. Satu pesawat sempat terbang dan balik lagi ke Batam, pesawat lain penumpang sudah naik ke pesawat sebelum kembali turun," kata Suwarso.
Pada Minggu malam, otoritas Hang Nadim terpaksa menutup bandara selama satu malam setelah alat navigasi disambar petir saat hujan lebat. Kondisi tersebut membuat sejumlah penerbangan tujuan Batam batal.
Setelah disambar petir diketahui VOR singkatan dari Very High Frequency (VHF) Omnidirectional Radio Range, merupakan salah satu sistem navigasi yang menggunakan gelombang radio dan digunakan oleh pesawat terbang rusak.
Sementara ILS (Instrument Landing System) merupakan sistem pemandu pendaratan pesawat pada bandara juga rusak.
Hal tersebut mengakibatkan sejumlah penerbangan dibatalkan khususnya yang di atas pukul 18.00 WIB.
Penumpang sempat marah karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Bahkan beberapa orang sempat melempar kursi dan bersitegang dengan pihak maskapai. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Penerbangan di atas pukul 18.00 WIB sudah bisa dilayani lagi. Secara umum sudah normal," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Senin.
Meskipun sudah beroperasi normal, namun pada Senin malam sejumlah penerbangan dari Batam masih mengalami penundaan dan pembatalan.
"Untuk yang delay bisa terbang malam ini. Karena keterlambatan bukan karena kerusakan navigasi Hang Nadim Batam," katanya.
Sementara itu, penerbangan dari Batam ke Pangkal Pinang dibatalkan karena cuaca buruk yang terjadi pada sekitar bandara tujuan.
"Di Pangkal Pinang cuaca tidak bagus. Satu pesawat sempat terbang dan balik lagi ke Batam, pesawat lain penumpang sudah naik ke pesawat sebelum kembali turun," kata Suwarso.
Pada Minggu malam, otoritas Hang Nadim terpaksa menutup bandara selama satu malam setelah alat navigasi disambar petir saat hujan lebat. Kondisi tersebut membuat sejumlah penerbangan tujuan Batam batal.
Setelah disambar petir diketahui VOR singkatan dari Very High Frequency (VHF) Omnidirectional Radio Range, merupakan salah satu sistem navigasi yang menggunakan gelombang radio dan digunakan oleh pesawat terbang rusak.
Sementara ILS (Instrument Landing System) merupakan sistem pemandu pendaratan pesawat pada bandara juga rusak.
Hal tersebut mengakibatkan sejumlah penerbangan dibatalkan khususnya yang di atas pukul 18.00 WIB.
Penumpang sempat marah karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Bahkan beberapa orang sempat melempar kursi dan bersitegang dengan pihak maskapai. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bandara Hang Nadim Batam layani 113 penerbangan tambahan selama momen Nataru
05 January 2026 13:28 WIB
BIB: Pergerakan penumpang di Hang Nadim pada akhir tahun capai 173 ribu orang
01 January 2026 8:41 WIB
Sabtu terakhir 2025, cuaca Kepri diprakirakan berawan dan berpotensi hujan
27 December 2025 6:45 WIB
Polda Kepri kejar pelaku penyebar hoaks bom bunuh diri di Bandara Hang Nadim
25 December 2025 10:12 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB