Pemprov Minta Natuna Dilalui Kapal Wisata Asing
Minggu, 3 Juli 2016 3:12 WIB
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau minta pemerintah pusat menetapkan Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas sebagai pintu keluar masuk kapal wisata asing.
"Kami mengusulkan ke pemerintah pusat dalam rangka pengembangan Natuna dan Kepulauan Anambas sebagai destinasi wisata maritim," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti, yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Sabtu.
Dia mengatakan permintaan yang diusulkan kepada pemerintah pusat itu cukup beralasan. Natuna dan Kepulauan Anambas berbatasan dengan negara tetangga, yang memiliki pantai yang indah.
"Peluangnya sangat besar, menguntungkan karena Natuna dan Anambas dekat dengan Tian dan Puket," ujarnya.
Dia mengatakan selain membangun fasiltas Marina, Batam untuk kapal layar perlu juga dibangun ke depan dermaga cruise untuk menangkap peluang kapal kapal pesiar.
"Destinasi wisata Natuna cukup bagus hanya belum terkoneksi dengan aksesibilitas. Infrastruktur dan fasilitas penunjangnya, seperti listrik dan air perlu dliperhatikan," ujarnya.
Guntur menambahkan dalam waktu dekat Dinas Pariwisata Kepri ingin bandara sipil Natuna bisa beroperasi agar terbuka "direct flight reguler" ke Natuna sehingga potensi pariwisata Natuna bisa dipasarkan.
"Pariwisata menjadi perioritas dengan arah kebijakan pembangunan pariwisata maritim dan wisata alam sebagaimana diamanatkan dalam rencana pembangunan daerah," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Kami mengusulkan ke pemerintah pusat dalam rangka pengembangan Natuna dan Kepulauan Anambas sebagai destinasi wisata maritim," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti, yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Sabtu.
Dia mengatakan permintaan yang diusulkan kepada pemerintah pusat itu cukup beralasan. Natuna dan Kepulauan Anambas berbatasan dengan negara tetangga, yang memiliki pantai yang indah.
"Peluangnya sangat besar, menguntungkan karena Natuna dan Anambas dekat dengan Tian dan Puket," ujarnya.
Dia mengatakan selain membangun fasiltas Marina, Batam untuk kapal layar perlu juga dibangun ke depan dermaga cruise untuk menangkap peluang kapal kapal pesiar.
"Destinasi wisata Natuna cukup bagus hanya belum terkoneksi dengan aksesibilitas. Infrastruktur dan fasilitas penunjangnya, seperti listrik dan air perlu dliperhatikan," ujarnya.
Guntur menambahkan dalam waktu dekat Dinas Pariwisata Kepri ingin bandara sipil Natuna bisa beroperasi agar terbuka "direct flight reguler" ke Natuna sehingga potensi pariwisata Natuna bisa dipasarkan.
"Pariwisata menjadi perioritas dengan arah kebijakan pembangunan pariwisata maritim dan wisata alam sebagaimana diamanatkan dalam rencana pembangunan daerah," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Kepri terima hibah 1 unit kendaraan guna dukung gerakan pangan murah
29 September 2026 13:38 WIB
Disdik Kepri berlakukan sistem 2 sif guna atasi lonjakan siswa SMK 8 Batam
29 September 2026 12:58 WIB
BP3MI Kepri matangkan skema khusus pekerja perbatasan Karimun dan Meranti
26 September 2026 17:22 WIB
ISMI Kepri 2026--2030 resmi dikukuhkan, Misni minta amanah dijalankan untuk kemajuan daerah
26 September 2026 15:49 WIB
Tito sebut monumen bahasa Penyengat jadi jejak sejarah lahirnya bahasa Indonesia
25 September 2026 9:50 WIB
Terpopuler - Rasa Kepri
Lihat Juga
Bintan Resorts ajak masyarakat jaga kelestarian pesisir melalui aksi bersih pantai
18 September 2026 15:12 WIB