Tiga Pimpinan DPRD Tidak Hadiri Rapat RPJMD
Selasa, 19 Juli 2016 6:30 WIB
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Tiga dari empat unsur pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Riau tidak menghadiri rapat paripurna pandangan fraksi terhadap Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2016-2021.
Rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Kantor DPRD Kepri, Senin dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kepri Husnizar Hood.
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Wakil Ketua I Rizki Faisal dan Wakil Ketua III Amir Hakim Siregar tidak hadir.
Kepala Bagian Organisasi Ika, yang mewakili Sekretaris DPRD Kepri Hadimi, dalam rapat paripurna itu mengatakan jumlah anggota legislatif yang hadir sebanyak 23 orang.
"Sebanyak 21 orang tidak hadir, dengan rincian izin 11 orang dan sakit sebanyak 10 orang," kata Ika.
Sebelum rapat paripurna itu dibuka oleh Husnizar, salah seorang anggota Fraksi Kebangkitan Nasional, Sirajudin Nur melakukan interupsi. Dengan nada kecewa, dia menyatakan hampir tidak yakin rapat hari ini dilaksanakan, karena molor.
"Sudah hampir satu jam saya tunggu di ruangan ini, tetapi belum juga rapat dimulai. Saya tadi nyaris tidak yakin rapat dilaksanakan. Lain kali, harus tepat waktu," ujarnya.
Rapat paripurna berdasarkan jadwal dilaksanakan pukul 10.00 WIB. Namun baru dibuka pukul 10.55 WIB.
Sebelum rapat paripurna dimulai, Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama sejumlah anggota DPRD Kepri melakukan pertemuan di salah satu ruangan kecil yang berada di dekat ruang paripurna.
Namun Husnizar Hood berdalih rapat baru dimulai setelah jumlah anggota DPRD Kepri yang hadir kuorum.
"'Kan sudah koordinasi dengan staf sekretariat. Kami juga menunggu anggota DPRD Kepri sampai kuorum," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Kantor DPRD Kepri, Senin dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kepri Husnizar Hood.
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Wakil Ketua I Rizki Faisal dan Wakil Ketua III Amir Hakim Siregar tidak hadir.
Kepala Bagian Organisasi Ika, yang mewakili Sekretaris DPRD Kepri Hadimi, dalam rapat paripurna itu mengatakan jumlah anggota legislatif yang hadir sebanyak 23 orang.
"Sebanyak 21 orang tidak hadir, dengan rincian izin 11 orang dan sakit sebanyak 10 orang," kata Ika.
Sebelum rapat paripurna itu dibuka oleh Husnizar, salah seorang anggota Fraksi Kebangkitan Nasional, Sirajudin Nur melakukan interupsi. Dengan nada kecewa, dia menyatakan hampir tidak yakin rapat hari ini dilaksanakan, karena molor.
"Sudah hampir satu jam saya tunggu di ruangan ini, tetapi belum juga rapat dimulai. Saya tadi nyaris tidak yakin rapat dilaksanakan. Lain kali, harus tepat waktu," ujarnya.
Rapat paripurna berdasarkan jadwal dilaksanakan pukul 10.00 WIB. Namun baru dibuka pukul 10.55 WIB.
Sebelum rapat paripurna dimulai, Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama sejumlah anggota DPRD Kepri melakukan pertemuan di salah satu ruangan kecil yang berada di dekat ruang paripurna.
Namun Husnizar Hood berdalih rapat baru dimulai setelah jumlah anggota DPRD Kepri yang hadir kuorum.
"'Kan sudah koordinasi dengan staf sekretariat. Kami juga menunggu anggota DPRD Kepri sampai kuorum," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden ingatkan pimpinan BUMN lama berpotensi dipanggil Kejaksaan jika ada penyimpangan
02 February 2026 15:55 WIB
Mahkamah Agung mutasi sebanyak 199 hakim dan pimpinan pengadilan negeri
23 April 2025 13:57 WIB, 2025
Gubernur Kepri ajak pimpinan daerah untuk jadi teladan bayar zakat Ramadhan
24 March 2025 17:32 WIB, 2025
Inspeksi, Jamwas ingatkan pengawasan cegah penyalahgunaan wewenang jaksa
13 February 2025 7:18 WIB, 2025
Pimpinan Ponpes terduga pelaku pencabulan di Serang berhasil diamankan
02 December 2024 12:25 WIB, 2024
Forkopimda Kepri tinjau sejumlah TPS pastikan pilkada berjalan lancar
26 November 2024 18:42 WIB, 2024