Batam (Antara Kepri) - Seorang haji asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dari kelompok terbang 1 Debarkasi Batam, masih dirawat di RS Arab Saudi dan belum dapat dipulangkan ke Tanah Air.
"Seorang yang sakit, dan sementara harus tinggal di Mekah bernama Aminah Haddadek Lambu dari Karimun," kata Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Debarkasi Hang Nadim Batam, Syahbudi di Batam, Kepulauan Riau, Minggu.
Aminah Haddadek semestinya tiba di Tanah Air bersama Kloter 1 Debarkasi Batam pada Minggu (18/9) pukul 8.05 WIB.
Syahbudi menyatakan Aminah akan dipulangkan ke Tanah Air bila kondisi kesehatannya membaik dan diizinkan terbang bersama kloter Debarkasi Batam selanjutnya.
Seluruh biaya perawatan Aminah di Tanah Suci akan ditanggung asuransi yang bekerja sama dengan Kementerian Agama.
Sementara itu, PPIH Bidang Kesehatan, Tjetjep Yudiana menyatakan menerima laporan, seorang haji asal Karimun belum bisa dipulangkan ke Tanah Air.
"Yang bersangkutan harus melalui perawatan di Arab Saudi sampai sembuh," katanya.
Sementara itu, seorang haji jamaah kloter 1 lainnya, Sumiati Lumoh Sarip asal Kabupaten Lingga, Kepri terpaksa menunda kepulangannya, karena kehilangan paspor.
PPIH di Arab Saudi membantu Sumiati mendapatkan surat perjalanan laksana paspor (SPLP) dari Konsulat Jenderal RI di Jeddah, agar tetap dapat pulang ke Indonesia.
Dengan surat itu, maka Sumiati akan dipulangkan ke Tanah Air bersama kloter 2 Debarkasi Batam yang rencananya akan tiba di Bandara Hang Nadim pada Minggu (18/9) sekitar pukul 18.35 WIB. (Antara)
Editor: Rusdianto
Seorang Haji Karimun Dirawat di Arab Saudi
Senin, 19 September 2016 9:55 WIB
Pewarta : YJ Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Bintan siapkan layanan kesehatan "home care" untuk jamaah haji baru pulang
02 June 2026 11:39 WIB
Museum Batam buat teater mini upaya perkuat daya tarik edukasi tentang sejarah
01 June 2026 12:35 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG akhiri peringatan dini tsunami pascagempa 7,7 magnitudo di Laut Sulawesi
08 June 2026 12:43 WIB