Tanjungpinang (Antara Kepri) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan menargetkan seluruh honorer di kabupaten/kota se-Kepulauan Riau menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan pada 2017.
"Khususnya honorer pemda yang berada di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan cabang Tanjungpinang meliputi Lingga, Tanjungpinang, Bintan, Anambas, Natuna, dan honorer di Pemprov Kepri," kata Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan cabang Tanjungpinang Tanjungpinang Muhammad Kurniawan, Sabtu.
Menurut dia, kemungkinan besar 10 ribu honorer di wilayah kerja cabang Tanjungpinang masuk sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk 2017.
Jumlah tersebut tidak termasuk tenaga honor di Kabupaten Lingga, karena belum kami masukkan sebagai peserta, ujarnya.
Dalam hal ini, BPJS Ketenagakerjaan menawarkan Jaminan Keselamatan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada peserta kalangan honorer tersebut.
Tambah Kurniawan, target kepesertaan 2017 bukan hanya honorer, tapi juga pekerja penerima upah, dan bukan penerima upah.
Sementara selama masa peralihan BPJS Ketenagakerjaan pada 2014 lalu, jumlah peserta yang terdaftar sampai pada Desember 2016 di wilayah kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Tanjungpinang sebanyak 31.881 peserta.
"Tenaga kerja penerima upah berjumlah 26.302 orang, dan tenaga bukan penerima upah ada sekitar 5.579 orang peserta," katanya.(Antara)
Editor: Dedi
BPJS Ketenagakerjaan Target Kepesertaan Honorer 2017
Sabtu, 31 Desember 2016 22:00 WIB
Pewarta : Saud Mc Kashmir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam bayarkan premi jaminan sosial ketenagakerjaan 2026 bagi 2.500 petani
11 May 2026 14:50 WIB
BPJS Kesehatan Natuna evaluasi kelayakan fasilitas kesehatan di pulau penyangga
08 May 2026 19:45 WIB
Jadwal dan lokasi layanan BPJS Kesehatan Keliling di Tanjungpinang, 4 Mei 2026
03 May 2026 18:55 WIB
BPJS Kesehatan: 345 Ribu warga kurang mampu di Batam dijamin pemerintah pusat
23 April 2026 13:28 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG akhiri peringatan dini tsunami pascagempa 7,7 magnitudo di Laut Sulawesi
08 June 2026 12:43 WIB