Hang Nadim Batam akan Dilengkapi LRT
Kamis, 4 Mei 2017 0:32 WIB
Batam (Antara Kepri) - Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim di Kota Batam akan dilengkapi light rail transit (LRT/kereta ringan) sebagai salah satu transportasi massal untuk mempermudah masyarakat yang akan menggunakan jasa penerbangan.
"LRT rencanannya akan dibangun usai pembangunan terminal dua. Sementara terminal dua akan dibangun mulai awal 2019," kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso di Batam, Rabu.
Ia mengatakan tahap awal LRT akan menghubungkan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Nongsa, Batam Centre hingga ke Batuampar.
"Rencananya nanti sampai ke Sekupang juga. Namun berdasarkan rancangan, untuk tahap awal baru sampai wilayah Batuampar," kata dia.
LRT, kata dia, diyakini akan memberikan kemudahan bagi calon pengguna transportasi udara tanpa harus terkena macet saat menuju bandara yang berada pada sisi timur Pulau Batam tersebut.
"Jadi nanti banyak pilihan. Tentu itu akan menguntungkan masyarakat yang hendak menuju bandara atau sebaliknya," kata Suwarso.
Awalnya, kata dia LRT direncanakan dibangun setelah jalan layang Simpang Jam yang kini dalam proses konstruksi selesai dikerjakan. Namun rencana berubah dan menunggu terminal kedua selesai.
"Jika setelah jalan layang dibangun artinya tidak butuh waktu lama lagi. Namun ada perubahan dan diprioritaskan pembangunan terminal dua," kata Suwarso.
BP Batam selaku pemilik bandara mengutamakan pembangunan terminal dua mengingat saat ini kondisi terminal satu dengan lima juta penumpang per tahun sudah tidak mampu lagi menampung pengguna transportasi udara.
"Saat ini penumpang per tahun sudah di atas enam juta orang pertahun, jadi akhirnya diutamakan pembangunan terminal dua terlebih dahulu," kata dia.
Terminal dua akan memiliki daya tampung hingga 10 juta penumpang per tahun dan terletak pada sisi kirim terminal saat yang juga akan direvitalisasi hingga berkapasitas delapan juta penumpang. (Antara)
Editor: Rusdianto
"LRT rencanannya akan dibangun usai pembangunan terminal dua. Sementara terminal dua akan dibangun mulai awal 2019," kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso di Batam, Rabu.
Ia mengatakan tahap awal LRT akan menghubungkan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Nongsa, Batam Centre hingga ke Batuampar.
"Rencananya nanti sampai ke Sekupang juga. Namun berdasarkan rancangan, untuk tahap awal baru sampai wilayah Batuampar," kata dia.
LRT, kata dia, diyakini akan memberikan kemudahan bagi calon pengguna transportasi udara tanpa harus terkena macet saat menuju bandara yang berada pada sisi timur Pulau Batam tersebut.
"Jadi nanti banyak pilihan. Tentu itu akan menguntungkan masyarakat yang hendak menuju bandara atau sebaliknya," kata Suwarso.
Awalnya, kata dia LRT direncanakan dibangun setelah jalan layang Simpang Jam yang kini dalam proses konstruksi selesai dikerjakan. Namun rencana berubah dan menunggu terminal kedua selesai.
"Jika setelah jalan layang dibangun artinya tidak butuh waktu lama lagi. Namun ada perubahan dan diprioritaskan pembangunan terminal dua," kata Suwarso.
BP Batam selaku pemilik bandara mengutamakan pembangunan terminal dua mengingat saat ini kondisi terminal satu dengan lima juta penumpang per tahun sudah tidak mampu lagi menampung pengguna transportasi udara.
"Saat ini penumpang per tahun sudah di atas enam juta orang pertahun, jadi akhirnya diutamakan pembangunan terminal dua terlebih dahulu," kata dia.
Terminal dua akan memiliki daya tampung hingga 10 juta penumpang per tahun dan terletak pada sisi kirim terminal saat yang juga akan direvitalisasi hingga berkapasitas delapan juta penumpang. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BP Batam bersama Pertamina Patra Niaga perkuat layanan energi penerbangan
19 September 2026 10:47 WIB
Bandara Batam siapkan layanan penumpang terdampak pembatalan penerbangan
07 September 2026 16:26 WIB
BP Batam pulihkan lahan bekas tambang pasir ilegal di kawasan Bandara Hang Nadim
18 May 2026 20:31 WIB
BP Batam pulihkan lahan bekas tambang pasir ilegal di kawasan Bandara Hang Nadim
11 May 2026 15:50 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BP3MI Kepri matangkan skema khusus pekerja perbatasan Karimun dan Meranti
26 September 2026 17:22 WIB
ISMI Kepri 2026--2030 resmi dikukuhkan, Misni minta amanah dijalankan untuk kemajuan daerah
26 September 2026 15:49 WIB
Pemkot Batam bangun kolam retensi dan drainase di sejumlah kawasan untuk atasi genangan
25 September 2026 14:06 WIB