Pembangunan jalan lingkar luar Batam dimulai 2019
Rabu, 14 Maret 2018 14:01 WIB
Logo Pemkot Batam
Batam (Antaranews Kepri) - Rencana pembangunan jalan lingkar luar yang menghubungkan daerah permukiman Tiban dengan kawasan perdagangan dan bisnis Jodoh, di Kota Batam, Kepulauan Riau, akan dimulai 2019.
"Jalan lingkar luar, tahun depan dimulai dari Tiban Princes ke arah laut," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Yumasnur, Rabu di Batam.
Setelah itu, maka dilanjutkan dengan pembukaan jalan dari Jodoh ke arah laut, baru kemudian pembangunan jembatan yang menghubungkan keduanya.
Ia menyatakan pembangunan jalan lingkar luar itu hingga kini masih direncanakan meggunakan dana APBD.
Jalan lingkar luar, yang dibangun di pesisir dengan pemandangan Singapura itu harus melalui lahan yang sudah dikuasai sejumlah pihak, sehingga perlu persetujuan untuk melanjutkan pembangunan.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meminta masyarakat yang lahannya terdampak pembangunan jalan lingkar luar untuk merelakannya demi kemajuan kota.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan lingkar luar dibutuhkan untuk mengurai kemacetan di Jalan Gajah Mada, jalan penghubung utama menuju Pelabuhan Sekupang itu.
Selama ini, truk besar kerap mengalami kendala saat melalui Jalan Gajah Mada dan menyebabkan macet panjang di belakangnya.
"Dan ke dua, kita ini kerja terus. Hiburannya kapan? Kalau sudah ada `ring road`, masyarakat bisa jalan ke `ring road`, lihat lampu Singapura," kata Wali Kota.
Pembangunan jalan lingkar luar melengkapi upaya pemkot menata kota, setelah sebelumnya merapihkan jalan di Kawasan Bisnid dan Perdagangan Jodoh-Nagoya.
Menurut Rudi, penataan kota itu merupakan langkah untuk menarik wisatawan lebih banyak datang ke Batam.
"Karena pariwisata ini bisa membuat perekonomian Batam tetap berputar di tengah kelesuan sektor industri. Kalau sudah selesai semua, target saya kunjungan wisatawan bisa mencapai 2,5 juta," ujar Wali Kota.
Editor: Rusdianto
"Jalan lingkar luar, tahun depan dimulai dari Tiban Princes ke arah laut," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Yumasnur, Rabu di Batam.
Setelah itu, maka dilanjutkan dengan pembukaan jalan dari Jodoh ke arah laut, baru kemudian pembangunan jembatan yang menghubungkan keduanya.
Ia menyatakan pembangunan jalan lingkar luar itu hingga kini masih direncanakan meggunakan dana APBD.
Jalan lingkar luar, yang dibangun di pesisir dengan pemandangan Singapura itu harus melalui lahan yang sudah dikuasai sejumlah pihak, sehingga perlu persetujuan untuk melanjutkan pembangunan.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meminta masyarakat yang lahannya terdampak pembangunan jalan lingkar luar untuk merelakannya demi kemajuan kota.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan lingkar luar dibutuhkan untuk mengurai kemacetan di Jalan Gajah Mada, jalan penghubung utama menuju Pelabuhan Sekupang itu.
Selama ini, truk besar kerap mengalami kendala saat melalui Jalan Gajah Mada dan menyebabkan macet panjang di belakangnya.
"Dan ke dua, kita ini kerja terus. Hiburannya kapan? Kalau sudah ada `ring road`, masyarakat bisa jalan ke `ring road`, lihat lampu Singapura," kata Wali Kota.
Pembangunan jalan lingkar luar melengkapi upaya pemkot menata kota, setelah sebelumnya merapihkan jalan di Kawasan Bisnid dan Perdagangan Jodoh-Nagoya.
Menurut Rudi, penataan kota itu merupakan langkah untuk menarik wisatawan lebih banyak datang ke Batam.
"Karena pariwisata ini bisa membuat perekonomian Batam tetap berputar di tengah kelesuan sektor industri. Kalau sudah selesai semua, target saya kunjungan wisatawan bisa mencapai 2,5 juta," ujar Wali Kota.
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam siapkan pembangunan 3 jalan lingkar perkuat konektivitas antar wilayah
20 August 2026 10:50 WIB
DPRD Batam harap 100 mesin ketinting tingkatkan produktivitas nelayan pulau penyangga
29 September 2026 14:41 WIB
DPRD Batam dukung pembelajaran dari rumah imbas kualitas udara tidak sehat
29 September 2026 13:58 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
DPRD Batam harap 100 mesin ketinting tingkatkan produktivitas nelayan pulau penyangga
29 September 2026 14:41 WIB
Pemprov Kepri terima hibah 1 unit kendaraan guna dukung gerakan pangan murah
29 September 2026 13:38 WIB
DPRD Batam dukung Sekolah Terintegrasi Merah Putih perluas akses pendidikan berkualitas
29 September 2026 13:38 WIB