Natuna (Antaranews Kepri) - Pasar Ikan Ranai, Kabupaten Natuna rusak parah akibat angin kencang disertai puting beliung pada kamis (2/8) sekitar pukul 13.30 WIB.

"Kejadiannya terjadi kurang lebih 5 menit saja, tiba-tiba dari arah darat ke laut angin datang. Untung pasar lagi sepi, parkir juga lagi kosong, kalau tidak habis lah semuanya," kata Aritonang, pemilik warung sayur yang bersebelahan dengan pasar ikan.

Aritonang juga mengatakan angin puting beliung merobohkan semua bagian atap warung sayur miliknya.

"Sebelum atap warung saya roboh, terlebih dahulu atap bangunan pasar itu terangkat ke atas, lalu seperti dihempas ke ujung pelabuhan," katanya.

Menurut dia, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Kerugian diperkirakan kurang lebih 30 juta.

Selain itu, setelah kejadian tampak terlihat kondisi kayu kontruksi bangunan pasar telah rapuh dan keropos. Pasar ikan dengan kontruksi bahan kayu itu diketahui sejak tahun 2009 belum pernah direnovasi secara keseluruhan.

"Kayunya memang sudah rapuh, sebelumnya angin juga sudah kencang tetapi dengan kejadian hari ini cukup aneh," ucapnya.

Pasar yang dikelola Perusahaan Daerah Kabupaten Natuna itu kata Aritonang diharapkan agar dapat segera direnovasi.

"Kami berharap Perusda ada upaya perbaikan menyeluruh, jangan taunya minta setoran saja, sewa naik terus, perhatikan juga kondisi pasar ini," kata dia.

Hingga berita ini disiarkan, tim Antara belum berhasil melakukan konfirmasi kepada Perusda. (Antara)