Kepri optimis target datangkan 2,8 juta wisman hingga akhir 2019
Selasa, 17 Desember 2019 10:54 WIB
Ajang olahraga Bintan Triathlon tahun 2019 di Kabupaten Bintan, Kepri. (Foto/Dinas Pariwisata Bintan)
Batam (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau optimistis mampu menyerap 2,8 juta wisatawan mancanegara sepanjang 2019.
"Sampai Oktober, angka kunjungan wisman sudah 2,3 juta. Mudah-mudahan sampai akhir tahun, minimal 2,8 juta wisman," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Boeralimar di Batam, Kepri, Senin.
Menurut dia, angka kunjungan wisman meningkat setiap akhir tahun, hingga mencapai 250.000 kunjungan setiap bulan. Sehingga untuk mencapai 2,8 juta kunjungan hingga akhir tahun, tidaklah sulit.
Apalagi, pada akhir tahun ini, Batam dan kabupaten kota lain di Kepri dilalui gerhana matahari cincin pada 26 Desember 2019. Pelaku usaha sudah menjual paket wisata menyaksikan fenomena alam di titik-titik terbaik di Kepri, sehingga ia optimistis, angka kunjungan akan meningkat tajam.
"Pada November dan Desember biasanya musim panen. Kunjungan wisman naik sehingga potensi 500 ribu. Ditambah dengan capaian hingga Oktober, maka bisa 2,8 juta lebih kunjungan," kata Boeralimar. Angka itu, masih relatif kurang dari target Kemenpar sebelum direvisi, yaitu 3 juta kunjungan wisman.
Saat ini, Kemenpar mengubah target pariwisata. Bila sebelumnya hanya meningkatkan angka kunjungan wisman, maka kini menjadikan pariwisata sebagai sumber devisa negara.
"Angka kunjungan wisman tidak semata-mata tujuan," kata dia.
Di tempat yang sama, Kepala BI Kepri, Fadjar Majardi menyatakan, sektor pariwisata merupakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kepri.
Menurut dia, industri pariwisata berkembang baik. Bahkan pertumbuhan angka wisman ke Kepri lebih tinggi Jakarta.
"Kepri menyumbang 17,24 persen kunjungan wisman ke Indonesia. Hingga Oktober sudah mencapai 2,2 juta kunjungan. Peringkat kedua di Indonesia," kata dia.
Dia berharap program-program yang dapat menyerap angka kunjungan wisman dan investasi atraksi, amenitas dan aksebilitas terus dikembangkan.
"Karena potensi kepri yang besar di bidang pariwisata, sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang mendoromg UMKM," kata dia.
"Sampai Oktober, angka kunjungan wisman sudah 2,3 juta. Mudah-mudahan sampai akhir tahun, minimal 2,8 juta wisman," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Boeralimar di Batam, Kepri, Senin.
Menurut dia, angka kunjungan wisman meningkat setiap akhir tahun, hingga mencapai 250.000 kunjungan setiap bulan. Sehingga untuk mencapai 2,8 juta kunjungan hingga akhir tahun, tidaklah sulit.
Apalagi, pada akhir tahun ini, Batam dan kabupaten kota lain di Kepri dilalui gerhana matahari cincin pada 26 Desember 2019. Pelaku usaha sudah menjual paket wisata menyaksikan fenomena alam di titik-titik terbaik di Kepri, sehingga ia optimistis, angka kunjungan akan meningkat tajam.
"Pada November dan Desember biasanya musim panen. Kunjungan wisman naik sehingga potensi 500 ribu. Ditambah dengan capaian hingga Oktober, maka bisa 2,8 juta lebih kunjungan," kata Boeralimar. Angka itu, masih relatif kurang dari target Kemenpar sebelum direvisi, yaitu 3 juta kunjungan wisman.
Saat ini, Kemenpar mengubah target pariwisata. Bila sebelumnya hanya meningkatkan angka kunjungan wisman, maka kini menjadikan pariwisata sebagai sumber devisa negara.
"Angka kunjungan wisman tidak semata-mata tujuan," kata dia.
Di tempat yang sama, Kepala BI Kepri, Fadjar Majardi menyatakan, sektor pariwisata merupakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kepri.
Menurut dia, industri pariwisata berkembang baik. Bahkan pertumbuhan angka wisman ke Kepri lebih tinggi Jakarta.
"Kepri menyumbang 17,24 persen kunjungan wisman ke Indonesia. Hingga Oktober sudah mencapai 2,2 juta kunjungan. Peringkat kedua di Indonesia," kata dia.
Dia berharap program-program yang dapat menyerap angka kunjungan wisman dan investasi atraksi, amenitas dan aksebilitas terus dikembangkan.
"Karena potensi kepri yang besar di bidang pariwisata, sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang mendoromg UMKM," kata dia.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam dukung usulan bebas visa kunjungan bagi 8 negara dongkrak kunjungan wisman
05 June 2026 14:59 WIB
Mandiri Bintan Marathon perkuat komitmen keberlanjutan lingkungan lewat tanam mangrove
09 May 2026 11:49 WIB
Kepri siapkan langkah strategis ketahanan pariwisata di tengah eskalasi global
17 March 2026 16:52 WIB
Harga tiket reri Singapura-Batam naik, Disbudpar pastikan wisata tetap normal
13 March 2026 15:42 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG akhiri peringatan dini tsunami pascagempa 7,7 magnitudo di Laut Sulawesi
08 June 2026 12:43 WIB