SAR cari seorang nelayan hilang di perairan Bintan
Senin, 9 Maret 2020 10:32 WIB
Unsur SAR gabungan tengah mencari seorang nelayan hilang saat memancing di Perairan Bintan, Senin (9/3). (Foto. SAR Tanjungpinang)
Bintan (ANTARA) (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Kepri melakukan operasi pencarian terhadap Sahip (57), seorang nelayan yang hilang saat memancing di Perairan Pulau Cempedak, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Senin (9/3).
Kepala Seksi Operasional SAR Tanjungpinang, Eko Supriyanto, menyebut informasi hilangnya korban disampaikan oleh Arwan, Anggota DPRD Kabupaten Bintan, sekitar pukul 05.40 WIB.
Berdasarkan laporan saksi, kata Eko, korban pergi memancing menggunakan kapal sampan miliknya, Minggu sore (8/3).
"Menurut saksi, bahwa sampan yang digunakan korban mengapung tanpa orang, dan diduga korban terjatuh dan hingga saat ini belum di temukan," kata Eko Supriyanto.
Eko mengatakan, pencarian terhadap korban mulai dilakukan sekitar pukul 06.00 WIB, pagi tadi.
Pencarian melibatkan unsur SAR gabungan terdiri dari SAR Tanjungpinang, Polair Polres Bintan, Pos TNI Angkatan Laut, serta masyarakat setempat.
Alat yang digunakan yakni kapal RB 209, sepuluh unit kapal pompong nelayan, satu set alat selam, dan palkom.
Kepala Seksi Operasional SAR Tanjungpinang, Eko Supriyanto, menyebut informasi hilangnya korban disampaikan oleh Arwan, Anggota DPRD Kabupaten Bintan, sekitar pukul 05.40 WIB.
Berdasarkan laporan saksi, kata Eko, korban pergi memancing menggunakan kapal sampan miliknya, Minggu sore (8/3).
"Menurut saksi, bahwa sampan yang digunakan korban mengapung tanpa orang, dan diduga korban terjatuh dan hingga saat ini belum di temukan," kata Eko Supriyanto.
Eko mengatakan, pencarian terhadap korban mulai dilakukan sekitar pukul 06.00 WIB, pagi tadi.
Pencarian melibatkan unsur SAR gabungan terdiri dari SAR Tanjungpinang, Polair Polres Bintan, Pos TNI Angkatan Laut, serta masyarakat setempat.
Alat yang digunakan yakni kapal RB 209, sepuluh unit kapal pompong nelayan, satu set alat selam, dan palkom.
Pewarta : Ogen
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR gabungan cari pekerja yang hilang terseret arus di perairan Pulau Poto
20 January 2026 13:52 WIB