BNPB cek lokasi jembatan penghubung antar desa
Senin, 9 Maret 2020 20:57 WIB
Deputi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Rifai saat melakukan pengecekan lokasi pembangunan jembatan di Kabupaten Batanghari. (Foto : Antara/HO/Diskiminfo Batanghari).
Jambi (ANTARA) - Deputi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Ir.Rifai,M.B.A melakukan pengecekan kesiapan pembangunan jembatan penghubung di Desa Singkawang, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.
“Saya bermaksud untuk melihat langsung kesiapan pemerintah daerah dalam pembangunan jembatan penghubung ini sebagai antisipasi bencana banjir serta menghindari terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),” jelasnya di Batanghari, Senin.
Rifai menerangkan, ia sengaja datang untuk melihat persiapan pembangunan jembatan tersebut karena anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan jembatan penghubung yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jambi tidak sedikit. Karena alokasi dana tersebut diterima Pemerintah Provinsi Jambi dari BNPB RI dengan jumlah total mencapai Rp36,9 miliar.
Dimana kabupaten dan kota yang mendapatkan pembangunan jembatan dari alokasi dana tersebut yakni, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batanghari, H.Bakhtiar, Sp mengatakan, selaku Pemerintah Kabupaten Batanghari ber-terimakasih atas bantuan dari BNPB RI tersebut. Karena jembatan tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
“Pembangunan jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik itu akses perjalanan untuk anak sekolah, kendaraan bermotor dan memudahkan masyarakat untuk menuju dari desa satu ke desa lainnya," terang Bakhtiar.
Selain itu, pembangunan jembatan tersebut akan memudahkan akses di lima desa, diantaranya Desa Singkawang, Kelurahan Sridadi, Desa Terentang, Desa Jangga Baru dan Desa Bulian Baru.
“Saya bermaksud untuk melihat langsung kesiapan pemerintah daerah dalam pembangunan jembatan penghubung ini sebagai antisipasi bencana banjir serta menghindari terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),” jelasnya di Batanghari, Senin.
Rifai menerangkan, ia sengaja datang untuk melihat persiapan pembangunan jembatan tersebut karena anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan jembatan penghubung yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jambi tidak sedikit. Karena alokasi dana tersebut diterima Pemerintah Provinsi Jambi dari BNPB RI dengan jumlah total mencapai Rp36,9 miliar.
Dimana kabupaten dan kota yang mendapatkan pembangunan jembatan dari alokasi dana tersebut yakni, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batanghari, H.Bakhtiar, Sp mengatakan, selaku Pemerintah Kabupaten Batanghari ber-terimakasih atas bantuan dari BNPB RI tersebut. Karena jembatan tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
“Pembangunan jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik itu akses perjalanan untuk anak sekolah, kendaraan bermotor dan memudahkan masyarakat untuk menuju dari desa satu ke desa lainnya," terang Bakhtiar.
Selain itu, pembangunan jembatan tersebut akan memudahkan akses di lima desa, diantaranya Desa Singkawang, Kelurahan Sridadi, Desa Terentang, Desa Jangga Baru dan Desa Bulian Baru.
Pewarta : Muhammad Hanapi
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KJRI Johor sebut belum ada pembahasan bilateral terkait jembatan Melaka-Dumai
27 January 2026 15:16 WIB
Biaya perbaikan Jalan Pelantar II Tanjungpinang setara dengan bangun jembatan
07 September 2025 12:58 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG akhiri peringatan dini tsunami pascagempa 7,7 magnitudo di Laut Sulawesi
08 June 2026 12:43 WIB