Gempa di laut Banda
Kamis, 7 Mei 2020 10:36 WIB
Ilustrasi - gempa bumi. ANTARA/Ardika/am
Ambon (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku menyatakan belum menerima laporan mengenai kerusakan akibat gempa dengan magnitudo 6,9 yang terjadi di laut Banda pada Rabu (6/5) malam.
Kepala BPBD Maluku Henry Far-Far pada Kamis menyatakan BPBD Maluku sudah berkoordinasi dengan BPBD di daerah yang kemungkinan terdampak gempa seperti Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan Kabupaten Maluku Tengah untuk mendata dampak gempa.
"Mudah-mudahan tidak ada kerusakan karena saat ini Pemprov Maluku maupun sembilan Pemkab dan dua Pemkot sedang dihadapkan dengan penanganan maupun pencegahan COVID-19 yang membutuhkan anggaran relatif besar," kata Henry.
"Pastinya sekali lagi kami mengharapkan tidak ada kerusakan karena Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, maupun Seram Bagian Barat sejak akhir 2019 dihadapkan dengan ribuan guncangan gempa yang hingga saat ini penanganan berbagai kerusakannya belum tuntas," ia menambahkan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa tektonik dengan magnitudo 6,9 pada Rabu (6/5) pukul 20.53 WIB di wilayah Laut Banda.
Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, gempa bumi yang episenternya berada di koordinat 6,95 Lintang Selatan dan 130,04 Bujur Timur pada kedalaman 97 km itu tidak berpotensi tsunami.
Kepala BPBD Maluku Henry Far-Far pada Kamis menyatakan BPBD Maluku sudah berkoordinasi dengan BPBD di daerah yang kemungkinan terdampak gempa seperti Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan Kabupaten Maluku Tengah untuk mendata dampak gempa.
"Mudah-mudahan tidak ada kerusakan karena saat ini Pemprov Maluku maupun sembilan Pemkab dan dua Pemkot sedang dihadapkan dengan penanganan maupun pencegahan COVID-19 yang membutuhkan anggaran relatif besar," kata Henry.
"Pastinya sekali lagi kami mengharapkan tidak ada kerusakan karena Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, maupun Seram Bagian Barat sejak akhir 2019 dihadapkan dengan ribuan guncangan gempa yang hingga saat ini penanganan berbagai kerusakannya belum tuntas," ia menambahkan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa tektonik dengan magnitudo 6,9 pada Rabu (6/5) pukul 20.53 WIB di wilayah Laut Banda.
Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, gempa bumi yang episenternya berada di koordinat 6,95 Lintang Selatan dan 130,04 Bujur Timur pada kedalaman 97 km itu tidak berpotensi tsunami.
Pewarta : Alex Sariwating
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gempa magnitudo 5,0 guncang wilayah Laut Banda dipicu slab lempeng banda
02 January 2024 8:13 WIB, 2024
BMKG sebut gempa magnitudo 5,0 guncang wilayah Laut Banda dipicu aktivitas subduksi
02 October 2023 14:19 WIB, 2023
Gempa tektonik M5,9 yang guncang Laut Banda akibat aktivitas subduksi Laut Banda
22 February 2023 17:43 WIB, 2023
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG akhiri peringatan dini tsunami pascagempa 7,7 magnitudo di Laut Sulawesi
08 June 2026 12:43 WIB