Pemain Wolves dilarang belanja karena COVID-19
Minggu, 27 Desember 2020 11:18 WIB
Manajer Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo saat timnya menghadapi Chelsea di Stadion Molineux, Wolverhampton, Inggris, -15 Desember 2020. Nuno melarang pemain-pemainnya belanja setelah Inggris diterjang varian baru virus corona. (Pool via REUTERS/MICHAEL STEELE)
Jakarta (ANTARA) - Wolverhampton Wanderers atau Wolves kembali melarang pemain-pemainnya berbelanja setelah larangan serupa pernah diterapkan selama lockdown nasional pertama di Inggris pada Maret, dan kini Inggris lockdown lagi setelah varian baru virus corona tengah menyebar luas di Inggris.
Bos Wolves Nuno Espirito Santo yang menginginkan dua kali tes COVID-19 dalam satu pekan kepada pemain dan staf setelah melonjaknya lagi kasus virus di Inggris, berkata bahwa klubnya menanggapi dengan mengorganisir pergi belanja untuk seluruh skuad.
"Kami punya staf untuk pergi belanja dan pergi ke supermarket demi mereka," kata Nuno dalam jumpa pers menjelang disambangi Tottenham hari ini, seperti dikutip Sky Sports.
"Kami harus menghindari segala jenis risiko karena kami punya skuad kecil dan kami menghadapi masalah dengan para pemain yang absen," sambung Nuno.
"Kami tak bisa membiarkan kehilangan satu pemain pun, kami bilang kepada mereka tiap hari agar jangan santai dan usahakan lebih hati-hati."
"Staf dapur kami mengemaskan kotak besar kebutuhan pokok yang kami butuhkan. Selama masa pandemi yang berat ini, semua orang terdampak. Manakala situasi membaik kami bilang pada para pemain 'kalian bebas pergi dan belanjalah sendiri'".
Dia melanjutkan, "Tetapi saat ini pada level di mana pertambahan kasus demikian tinggi dan kita menghadapi mutasi baru ini yang begitu dikhawatirkan semua orang, kami mengawali kembali merangkai ini semua. Ini soal melindungi diri sendiri kami."
Bos Wolves Nuno Espirito Santo yang menginginkan dua kali tes COVID-19 dalam satu pekan kepada pemain dan staf setelah melonjaknya lagi kasus virus di Inggris, berkata bahwa klubnya menanggapi dengan mengorganisir pergi belanja untuk seluruh skuad.
"Kami punya staf untuk pergi belanja dan pergi ke supermarket demi mereka," kata Nuno dalam jumpa pers menjelang disambangi Tottenham hari ini, seperti dikutip Sky Sports.
"Kami harus menghindari segala jenis risiko karena kami punya skuad kecil dan kami menghadapi masalah dengan para pemain yang absen," sambung Nuno.
"Kami tak bisa membiarkan kehilangan satu pemain pun, kami bilang kepada mereka tiap hari agar jangan santai dan usahakan lebih hati-hati."
"Staf dapur kami mengemaskan kotak besar kebutuhan pokok yang kami butuhkan. Selama masa pandemi yang berat ini, semua orang terdampak. Manakala situasi membaik kami bilang pada para pemain 'kalian bebas pergi dan belanjalah sendiri'".
Dia melanjutkan, "Tetapi saat ini pada level di mana pertambahan kasus demikian tinggi dan kita menghadapi mutasi baru ini yang begitu dikhawatirkan semua orang, kami mengawali kembali merangkai ini semua. Ini soal melindungi diri sendiri kami."
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kalahkan 10 pemain Tottenham 3-1, Crystal Palace benamkan Spurs ke ambang degradasi"
06 March 2026 5:56 WIB
Liga Inggris: Gol Bukayo Saka bungkam Brighton, Arsenal makin kokoh di puncak klasemen
05 March 2026 5:31 WIB
Hasil Liga Inggris: Liverpool tumbang di Markas Wolves, gagal masuk empat besar
04 March 2026 6:31 WIB
Jadwal Liga Inggris pekan ke-29: Ujian berat Manchester United di kandang Newcastle
03 March 2026 17:45 WIB
MU "comeback" di Old Trafford, Bruno dan Sesko bawa Setan Merah tembus 3 besar
02 March 2026 5:55 WIB
Hasil Leeds United vs Man City: Gol Semenyo bawa The Citizens tempel Ketat Arsenal
01 March 2026 5:13 WIB