Polsek Tambelan amankan pelaku penganiayaan

id tambelan, penganiayaan

Polsek Tambelan amankan pelaku penganiayaan

Polsek Tambelan lakukan rekontruksi penganiayaan di pasar Tambelan. Foto Antara/Saud Mc Kashmir.

Tambelan (ANTARA) - Polsek Tambelan telah mengamankan Gefri alias Geger (20) atas penganiayaan yang mengakibatkan kepala korban Nanang (34) mengalami luka serius dibagian kepala.

"Korban sempat dirujuk ke RS Abdul Aziz Singkawang dengan kondisi tempurung kepala bagian depan kening sebelah kanan korban mengalami kebocoran karena diduga terbentur step motor," kata Kapolsek Tambelan melalui Kanit Reskrim Polsek Tambelan, Bripka Febrianto, Sabtu.

Menurut Febri, kronologis kejadian dimulai ketika  Geger sedang minum miras oplosan di tempat hiburan milik Yuyun (25/1). 

Bergerak dari tempat tersebut, Geger berpindah tempat ke Pasar Terpadu di Desa Kukup, Tambelan. 

"Di pasar terpadu, pelaku berjumpa dengan Rosman alias 'Man Batu' yang kesal terhadap Nanang karena mengganggu adik iparnya", kata Febri.

Dari pemeriksaan lanjut, ternyata Geger juga  menyimpan rasa kesal terhadap korban karena dituduh mengintip istri korban.

Dalam kondisi mabuk, Geger dan Rosman secara bersamaan mendatangi Nanang yang juga dalam kondisi mabuk berada di belakang pasar tersebut.

"Terjadilah pertengkaran mulut antara Geger dan Nanang hingga terjadi perkelahian yang menyebabkan Nanang dibanting ke lantai dengan posisi kepala Nanang yang diduga terbentur step motor," ujarnya.

Atas perkara tersebut, Geger dikenakan Pasal 351 ayat 2 dengan ancamannya 5 tahun penjara. Karena perbuatannya mengakibatkan luka berat.

Saat ini Nanang sebagai korban melakukan rawat jalan dan diagendakan pihak RS Abdul Aziz untuk melakukan pemasangan lempengan di tengkorak kepala korban pada Juni mendatang.

"Setelah sempat operasi, Nanang sering merasa pusing, sakit kepala dan tak bisa beraktifitas seperti biasa", ujarnya.

Kemungkinan dalam waktu tersangka akan dititipkan ke Polres Bintan karena lebih dekat dengan kejaksaan dan pengadilan untuk proses lebih lanjut.

Berdasarkan catatan kepolisian, Geger juga sering membuat resah masyarakat Tambelan. Bahkan sebelumnya pernah masuk sel di Polsek Tambelan.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar