Pemprov minta masyarakat waspada varian baru COVID-19 di Kepri

id Pemprov Kepri,waspadai,varian baru COVID 19

Pemprov minta masyarakat waspada varian baru COVID-19 di Kepri

Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri) salah satu rumah sakit rujukan pasien COVID-19. (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengimbau masyarakat mewaspadai varian baru COVID-19 yang lebih cepat menular dan 10 kali lipat lebih kebal terhadap vaksin seperti B1525.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Bisri di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan penemuan B1525, varian baru COVID-19 di Batam merupakan alarm bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Virus itu mudah menular, dan lebih tahan terhadap vaksin sehingga tidak ada cara lainnya untuk mencegahnya selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Bisri mengemukakan virus B1525 dibawa oleh pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia ke Batam pada Februari 2021. Saat ini, pemulangan PMI dari Malaysia menuju Batam terus dilakukan.

"Upaya antisipasi terus dilakukan agar tidak terjadi penyebaran dan penularan virus," ucapnya.

Bisri mengatakan jumlah kasus aktif COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir terus meningkat.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Kepri jumlah kasus aktif COVID-19 pada 14 April 2021 mencapai 507 orang, yang tersebar di Batam 269 orang, Tanjungpinang 187 orang, Bintan 31 orang, Karimun 18 orang, Lingga satu orang dan Anambas satu orang.

Ia belum dapat memastikan apakah ada pasien lainnya di Kepri yang terinfeksi B1525 atau varian baru lainnya. Hal itu disebabkan pengiriman sampel virus oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kota Batam, dan penelitian dilakukan secara berkala oleh Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes.

"Mari bersama-sama kita konsisten melaksanakan protokol kesehatan secara ketat," katanya.
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar