Seorang anak buah kapal penumpang di Karimun jatuh ke laut

id Kecelakaan laut

Seorang anak buah kapal penumpang di Karimun jatuh ke laut

Anak buah kapal penumpang yang terjatuh ke laut saat dibawa ke Puskesmas Buru, Kabupaten Karimun.

Karimun (ANTARA) - Seorang anak buah kapal penumpang terjatuh ke laut di perairan Pulau Buru,  Kabupaten Karimun, Jumat (23/4) sore.

Korban bernama Hendri (34) yang bekerja sebagai pemeriksa karcis penumpang di ferry kayu Zakira 3. Hendri dikabarkan hilang di sekitar perairan Kecamatan Buru.

Peristiwa ini diketahui sekira pukul 17.15 WIB. Dimana jajaran Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Karimun (Lanal TBK) mendapatkan informasi tersebut dari masyarakat.

"Patkamla (Patroli Keamanan Laut) V8 mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada ABK kapal jatuh di laut," kata Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Maswedi, Jumat malam.

Tim dari Patkamla yang memang bersiaga di Pulau Buru langsung melakukan pencarian atau tindakan SAR terhadap Hendri.

Sekira pukul 18.20 WIB Patkamla menyisir tepi pantai kawasan Kandis Parit Sembilan, Kelurahan Buru.

Disana petugas menemukan Hendri dalam keadaan masih hidup. Ia berhasil menyelamatkan diri dengan berpegangan di pohon bakau.

Tim SAR kemudian membawa korban ke Puskesmas Buru untuk diperiksa kesehatannya.

Dari hasil keterangan yang diperoleh petugas, pria yang beralamat di RT 01, RW 02, Kelurahan Buru tersebut terjatuh karena kepalanya pusing sehabis buang air.

Pada kesempatan itu Maswedi mengimbau agar seluruh pengguna transportasi laut mengutamakan keselamatan berlayar.

Untuk mengantisipasi peristiwa buruk di laut maka diharapkan membawa alat keselamatan berlayar seperti life jacket dan pelampung.

"Jangan lupa juga HP guna komunikasi cepat. Jika terjadi sesuatu di laut segera menghubungi Pos TNI AL terdekat atau nomor HP Pengaduan Lanal TBK," tambahnya.

Kemudian seluruh pengguna transportasi laut diharapkan memperhatikan cuaca sebelum berlayar.

"Perhatikan cuaca. Jika cuaca buruk, agar menunda keberangkatan. Lalu membawa peralatan navigasi," pesan Maswedi.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar