Hotel tempat karantina PMI di Batam dijaga TNI/Polri

id penanganan covid-19 batam, gubernur kepri 2021, karantina pmi di batam

Hotel tempat karantina PMI di Batam dijaga TNI/Polri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (Dok Pemprov Kepri)

Batam (ANTARA) -  Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan aparat TNI dan Polri ditugasi menjaga tempat karantina pekerja migran Indonesia di dua hotel yang telah ditetapkan Satuan Tugas Pemulangan PMI yang dibentuk oleh pemerintah daerah.

"Di situ dijaga TNI Polri, tim COVID bersama Satpol PP," katanya di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat.

Aparat keamanan, kata dia, akan memastikan seluruh PMI yang baru tiba di Tanah Air melalui Batam, tidak keluar selama masa karantina, demi memutus penyebaran COVID-19.

Menurut gubernur, para PMI itu harus menjalani karantina, sedikitnya lima hari, dan menjalani dua kali tes usap PCR dengan hasil negatif.

"Kami wajib mengarantina sampai mereka dua kali swab dan negatif. Kalau itu tidak dilakukan Jawa bisa meledak COVID-19-nya," kata dia.

Satuan Tugas Pemulangan PMI juga mempertegas hotel karantina bagi PMI, sebelum mereka melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.

Gubernur menyatakan, apabila sebelumnya terdapat delapan hotel yang melayani karantina untuk PMI, maka kini hanya dua hotel. Hanya saja, Gubernur Kepri tidak memastikan nama hotel yang ditunjuk.

"Dua hotel, kelas menengah ke atas dan menengah ke bawah," kata dia.

Ia mengatakan, PMI harus ditangani dengan benar demi memutus mata rantai penularan COVID-19. Pemerintah daerah telah membentuk satgas khusus yang diketuaioleh Danrem.

Selain memastikan PMI menjalani karantina dengan benar, pihaknya juga berupaya membagi tugas pemeriksaan tes usap PCR, agar bisa lebih cepat selesai.

"Sekarang kita bagi, PMI itu swab di RSKI, BTKL urus masyarakat," kata dia.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar