Negara Eropa mulai dominasi kegiatan investasi di Batam

id Negara Eropa mulai dominasi kegiatan investasi di Batam

Negara Eropa mulai dominasi kegiatan investasi di Batam

Muhammad Rudi saat meninjau langsung proyek investasi di salah satu pelabuhan di Kota Batam (Arfan NK)

Batam (ANTARA) - Negara-negara di bagian benua Eropa mulai mendominasi kegiatan investasi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar beberapa waktu lalu.

"Berdasarkan data yang bersumber dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), ada 3 negara benja biru yang mengalami peningkatan realisasi inveatasi," ungkapnya.

Dendi melanjutkan, hal ini sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. 

Lantas, negara-negara Eropa mana yang dimaksud?

Dendi mengatakan, dari 30 negara Penanaman Modal Asing (PMA) yang terdaftar dalam Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada Triwulan I tahun 2021, negara-negara Eropa yang menonjol adalah Jerman, Perancis dan Swiss.

"Jerman memimpin dengan total investasi senilai USD 69,4 juta dan 7 proyek, disusul Perancis di posisi keempat dengan total investasi USD 19,9 juta dan 4 proyek, serta Swiss di posisi ketujuh dengan total investasi senilai USD 2,1 juta dan 2 proyek," ucapnya.

Meskipun masih ada beberapa negara lainnya yang turut berkontribusi, seperti Singapura, Jepang dan Taiwan. Namun, Jerman berhasil mencuri perhatian karena berhasil mendahului nilai investasi Singapura.

"Hal tersebut membuktikan prospek positif atas kinerja investasi Kota Batam di mata negara-negara Eropa," lanjut Dendi.

Ia menjelaskan, pada tahun 2020, Luxembourg, Jerman dan Swiss menempati posisi 7 teratas realisasi investasi PMA berdasarkan negara.

Secara keseluruhan, hal ini membuat nilai inveatasi di Batam mengalami kenaikan.

"Nilai investasi PMA di Batam naik 122,8 persen pada Triwulan I secara year on year (YoY), yaitu USD 76 juta pada tahun 2020 dan USD 171 juta pada tahun 2021," jelasnya.

Selanjutnya, Batam juga mengalami peningkatan jumlah proyek, yaitu meningkat 23 persen pada Triwulan I (YoY), dengan 438 proyek pada tahun 2020 dan 541 proyek pada tahun 2021.

Kemudian, realisasi investasi PMA berdasarkan sektor pada Trwiulan I didominasi oleh sektor Mesin, Elektronik, Instrumen Kedokteran, Peratalan Listrik, Presisi, Optik dan Jam dengan nilai investasi USD 99,2 juta dan 92 proyek. Dan sektor pertambangan dengan nilai investasi USD 21,2 juta dan 14 proyek, serta sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran dengan nilai inveatasi USD 20,5 juga dan 24 proyek.
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE