Direktur PT. Tri Tunas Unggul sudah ditahan di Rutan Dabo

id Direktur PT. TTU sudah ditahan di Rutan Dabo

Direktur PT. Tri Tunas Unggul sudah ditahan di Rutan Dabo

Salah satu perusahaan pasir yang beroperasi di Kabupaten Lingga (ANTARA/HO Dok Pribadi)

Lingga (ANTARA) - Direktur PT. Tri Tunas Unggul  Catur Priyono telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dan ditahan di Rutan Dabo. 

"Jadi kami menerima pelimpahan kasus ini dari Bareskrim, yang diteruskan ke Kejagung dan dilimpahkan ke kami, karena wilayah terjadinya perkara paling dekat yaitu berada di wilayah Kabupaten Lingga," ujar Kepala Seksi Intelijen, Kejaksaan Negeri Lingga, Ade Candra, kepada Antara, Selasa.

Untuk tersangka bersama dengan barang bukti, diserahkan pada hari Sabtu (19/6) yang lalu. Saat ini pihak kejaksaan masih menunggu jadwal persidangan, yang nantinya akan dilakukan sebelum masa penahanan berakhir, yaitu selama 20 hari sesuai ketentuan yang berlaku.

"Untuk tuntutan nantinya, akan bisa dilihat melalui fakta-fakta persidangan, yang akan disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum bersama dengan saksi-saksi yang akan dihadirkan nanti," sebutnya.

PT. TTU adalah Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Mineral Batuan Pasir Darat di Kecamatan Lingga Utara sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor : 1796/ KPTS – 18/ X/ 2017, tanggal 13 Oktober 2017.

Dalam kegiatan operasi produksinya, PT. TTU diduga telah melakukan penambangan dan penjualan produk pertambangan di luar IUP Operasi Produksi yang diberikan. Sesuai IUP, PT. TTU hanya boleh menambang pasir darat atau pasir bangunan. Tapi, faktanya PT. TTU terbukti menambang di luar IUP dan menjual pasir kuarsa.

Kemudian PT TTU juga diduga telah melakukan perusakan lingkungan, dan penggelapan pajak.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar