DPMD Lingga beri peluang kepala desa bermasalah maju lagi dalam pilkades

id DPMD Lingga beri peluang Cakades bermasalah calon ini pilih mundur

DPMD Lingga beri peluang  kepala desa bermasalah maju  lagi dalam pilkades

Surat pengunduran diri salah satu calon kepala desa di Kabupaten Lingga (ANTARA/Nurjali)

Lingga (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lingga mencabut persyaratan administrasi bagi calon kepala desa yang bermasalah dengan laporan penggunaan anggaran dana desa dapat ikut kembali dalam pilkades.

Hal itu terkuak setelah salah satu bakal calon kepala desa, dari Kecamatan Lingga Utara membuat surat pengunduran diri sebelum dirinya ditetapkan sebagai calon kepala desa di Desa Bukit Langkap, atas nama Surahman.

Dalam surat tersebut Surahman mengaku mengundurkan diri karena, DPMD  Lingga mencabut salah satu persyaratan administrasi yang sebenarnya sangat baik dibuat agar kepala desa terpilih memiliki kualitas dan potensi untuk memaksimalkan anggaran dana desa dengan pelaporan yang baik dan tertib.

"Kemarin kepala desa wajib mendapat rekomendasi dari inspektorat, sesuai peraturan bupati Lingga untuk calon kades harus selesai membuat laporan akhir masa jabatan, dan tidak bermasalah dengan laporan keuangan di inspektorat," ujarnya, Senin.

Belakangan aturan tersebut dicabut berdasarkan surat dari DPMD  Lingga nomor 140/DPMD/0800 tanggal 17 Juni 2021, yang ditanda tangani oleh Sekretaris Daerah  Lingga.

Padahal sebelumnya berdasarkan Peraturan Bupati Lingga tentang petunjuk pelaksanaan pemilihan kepala desa nomor 30 tahun 2021, pada point 3 - II tahapan pencalonan huruf h dan i mewajibkan setiap calon kepala desa untuk mendapat rekomendasi dari Inspektorat  Lingga, bahwa calon tersebut tidak bermasalah dengan pelaporan keuangan di pemerintahan.

"Aturan tersebut tentu bertentangan dengan keinginan kita untuk mewujudkan desa yang baik dalam pengelolaan anggaran dan kedisiplinan serta lainnya, dari pada diteruskan maka saya memilih mundur," ujarnya.

Akibat dari pencabutan aturan tersebut, diketahui beberapa calon kepala desa yang bermasalah dengan keuangan dan pernah diberhentikan oleh Bupati Lingga sebelumnya kembali ikut mencalonkan diri pada Pilkades mendatang.

Selain itu perangkat-perangkat desa yang dulunya pernah menduduki jabatan strategis di desa dan bermasalah dengan keuangan di desa, juga ikut berkompetisi pada pilkades yang direncanakan berlangsung pada bulan Juli atau Agustus mendatang.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE