SE Bupati Natuna: ABK dilarang turun dari kapal sebelum tes kesehatan

id Natuna, abk kapal, aturan pelayaran kapal

SE Bupati Natuna: ABK dilarang turun dari kapal sebelum tes kesehatan

Satu unit kapal saat berada di Selat Lampa, Natuna, Sabtu (24/7). (Foto ANTARA/Cherman)

Natuna (ANTARA) - Bupati Natuna Wan Siswandi  mengeluarkan surat edaran perihal pelarangan  anak buah kapal (ABK) turun dari kapal yang sedang sandar di daerah itu sebelum melakukan tes kesehatan dan dinyatakan negatif COVID-19.

Surat Edaran Bupati Natuna Nomor 9 Tahun 2021 tentang ketentuan keluar masuk kapal di wilayah pelabuhan Kabupaten Natuna yang dikeluarkan pada  Kamis (22/7), sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di daerah tersebut..

Surat edaran tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Kepala Syahbandar Se - Kabupaten Natuna, Pemilik atau penanggung jawab kapal barang.

ABK dilarang turun sebelum dinyatakan negati hasil test RT - PCR  setelah sampel diambil dalam kurun waktu maksimal 2 kali 24 jam atau dinyatakan negatif hasil tes antigen yang sampelnya  diambil dalam kurun waktu 1 kali 24 jam.

Selanjutnya, pemilik kapal atau penanggung jawab kapal juga diminta untuk wajib melapor kepada Satgas COVID-19 melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna setiap kali ingin sandar dan berlayar di pelabuhan se-Kabupaten Natuna.

Pemilik kapal melalui surat edaran tersebut juga diminta wajib mematuhi protokol kesehatan di atas kapal untuk seluruh ABK saat berlayar maupun saat sandar bongkar muat di pelabuhan dengan penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak).

Melaksanakan penyemprotan disinfektan secara rutin di atas kapal minimal dua  kali dalam seminggu.

Menyediakan kamar atau ruangan khusus bagi ABK yang sakit bergejala COVID-19 saat dalam perjalanan.

Terakhir, kapal harus menyediakan obat-obatan dan peralatan kesehatan bagi ABK yang bergejala COVID-19.

Bupati Natuna juga menegaskan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna dan Kepala Syahbandar se - Kabupaten Natuna untuk dapat melakukan pemantauan dan pengawasan dengan melibatkan instansi terkait lainnya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar