Orang tua awasi anak-anak bermain ponsel

id Polres Bintan, ingatkan, orang tua, awasi anak anak, bermain ponsel

Orang tua awasi anak-anak bermain ponsel

Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono (Nikolas Panama)

Bintan (ANTARA) - Kepolisian Resort Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya saat bermain ponsel.

"Bermain game secara berlebihan berdampak negatif kepada anak. Peran orang tua sangat besar untuk mencegahnya," kata Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono, di Bintan, Selasa.

Bambang mengatakan pengaruh game daring terhadap anak-anak cukup besar. Dikhawatirkan anak-anak yang bermain game daring, terutama yang mengandung kekerasan, anak akan melakukan perbuatan yang tidak baik.

"Selain membuang waktu, game daring juga dapat mengganggu psikis anak," katanya.

Polres Bintan secara rutin melakukan razia di warnet. Jika ditemukan anak-anak, maka anggota polisi akan menyuruh anak-anak itu pulang ke rumahnya.

"Sejauh ini belum ada tindakan kriminal yang dilakukan anak-anak akibat kecanduan game daring. Namun ini perlu diantisipasi," ujarnya.

Akademisi dari Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi Indonesia Tanjungpinang, Faisal mengatakan game daring memberi dampak negatif kepada anak-anak sehingga sebaiknya orang tua harus mengawasi penggunaan ponsel yang memiliki fasilitas internet dan aplikasi game.

"Ada sejumlah temuan kasus yang melibatkan anak-anak yang kecanduan main game daring ponsel," ucap Faisal, yang juga mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Kepri.

Ia menjelaskan anak-anak yang suka main game daring dengan konten kekerasan cenderung meniru aktor dalam game itu. Beberapa waktu lalu, ada game daring berupa "smack down", ditiru anak-anak kepada rekannya sehingga meninggal dunia.

"Anak-anak itu seperti imitasi, gampang meniru dengan hal-hal yang disukainya," ucapnya, yang juga berprofesi sebagai pengacara.

Contoh kasus lainnya, ketika anak-anak yang kecanduan game daring berasal dari keluarga yang tidak mampu. Anak-anak tersebut mencuri di konter ponsel untuk mendapatkan paket internet.

"Kasus seperti itu pernah terjadi di Tanjungpinang dan daerah lainnya. Tentu ini harus dicegah," ujarnya.

Faisal mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama di saat pola pembelajaran menggunakan sistem daring. "Jangan sampai ponsel digunakan untuk bermain game maupun hal-hal yang dapat menimbulkan dampak negatif lainnya," katanya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar