Politisi NasDem bantah terlibat kasus korupsi cukai rokok

id Politisi NasDem, tegaskan, tidak terlibat, kasus korupsi, cukai rokok

Politisi NasDem bantah terlibat kasus korupsi cukai rokok

Ketua Komisi I DPRD Kepri Bobby Jayanto. Foto Antara/Nikolas Panama.

Tanjungpinang (ANTARA) - Politisi Partai NasDem, Bobby Jayanto, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Riau, menegaskan dirinya tidak terlibat kasus korupsi cukai rokok di Kabupaten Bintan, yang saat ini ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya sampaikan kepada penyidik (KPK), saya tidak mengetahui sama sekali soal kuota rokok," kata Bobby, di Tanjungpinang, Kamis.

Bobby, yang juga mantan Ketua Kadin Tanjungpinang dua hari lalu diperiksa KPK di Gedung Merah Putih.
 
"Saya sama sekali tidak memiliki kapasitas untuk mempengaruhi maupun menetapkan kuota rokok di kawasan bebas," ucapnya.

Bobby juga mengaku tidak mengenali para pengusaha yang mendapatkan kuota rokok tersebut. Ia tidak mengetahui siapa yang menyeretnya sebagai saksi dalam kasus itu.

"Semua yang saya ketahui sudah saya sampaikan kepada penyidik," tuturnya.

Bobby diperiksa penyidik KPK untuk tersangka Bupati Bintan nonaktif Apri Sujadi dan Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Muhamad Saleh Umar.

Ia mengaku diperiksa penyidik KPK selama 8 jam di Gedung Merah Putih, sehari yang lalu.

"Saya diperiksa untuk dua tersangka, jadi agak lama," kata Bobby.

Dalam pemeriksaan itu, Bobby membeberkan bahwa pertanyaan penyidik seputar keterlibatannya dalam penetapan kuota rokok tanpa cukai di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) Kabupaten Bintan tahun 2016-2018.

Ia mengaku mengenal Apri Sujadi dan Muhamad Saleh Umar, namun tidak pernah menjalin hubungan bisnis dengan kedua tersangka. 

"Saya 'kan tim sukses Pak Apri pada Pilkada Bintan 5 tahun lalu," ujarnya.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE